Ketua DPRK lepas dua tim SSB Banda Aceh ke Piala Presiden 2026 di Yogyakarta

Banda Aceh|BidikIndonesia.com  – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh melepas dua tim sepak bola usia dini yakni SSB Barona dan Lambuk Football Academy (FA) yang mewakili Aceh pada kompetisi nasional, Festival Piala Presiden 2026 di Kota Yogyakarta.

“Keikutsertaan SSB Barona dan Lambuk Football Academy bukan hanya mewakili Kota Banda Aceh, tetapi juga membawa nama baik Aceh di pentas nasional,” kata Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST saat pelepasan, di Banda Aceh.

Prosesi pelepasan yang berlangsung di Rumah Dinas Ketua DPRK Banda Aceh itu dihadiri oleh manajemen kedua tim, para pemain, serta orang tua. Suasana pelepasan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.

Sebagai informasi, SSB Barona dan Lambuk Football Academy merupakan tim asal Kota Banda Aceh, mereka mewakili Aceh setelah berhasil menjadi juara pada kompetisi tingkat provinsi.

Dalam ajang nasional untuk kelompok umur U-10 dan U-12 yang diselenggarakan pada 6 hingga 11 Juli 2026, bertempat di kawasan Jogja Expo Center (JEC) itu.  Lambuk Football Academy akan bertanding pada kategori U-10, sedangkan SSB Barona bersaing di kategori U-12.

Bacaan Lainnya

Irwansyah mengingatkan, para pemain agar selalu fokus atau tidak larut dalam euforia saat bertanding. Karena, seorang pesepak bola harus menjaga konsentrasi hingga wasit meniup peluit panjangnya.

“Walaupun nanti sudah unggul dengan selisih gol yang besar, jangan sampai kehilangan konsentrasi. Lawan akan terus berusaha memanfaatkan setiap kelengahan untuk membalikkan keadaan,” ujarnya.

Ia mengajak para pemain belajar dari berbagai pertandingan internasional yang menunjukkan pentingnya menjaga fokus hingga laga usai.

Menurutnya, banyak tim yang gagal mempertahankan keunggulan karena kehilangan konsentrasi pada menit-menit akhir. Contohnya, pertandingan Senegal melawan Belgia di Piala Dunia, meski mereka sudah unggul 2-0, tetapi di menit-menit akhir lawan mencetak 3 gol, dan berhasil membalikkan keadaan.

“Karena itu, tetaplah fokus hingga peluit akhir dibunyikan dan selalu ikuti arahan pelatih selama pertandingan maupun sepanjang turnamen berlangsung,” katanya.

Selain memberikan motivasi terkait pertandingan, Irwansyah juga mengingatkan para pemain agar memiliki sikap sportif, baik di dalam maupun di luar lapangan.

“Ambillah prestasi dan hal-hal positif dari pemain yang diidolakan, tanpa harus menghina, membully, atau merendahkan pemain lain,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh masyarakat Aceh memberikan dukungan dan doa kepada kedua tim agar mampu tampil maksimal, menghibur, serta mengharumkan nama Banda Aceh dan Aceh di tingkat nasional.

“Tunjukkan permainan terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi daerah, tim, serta keluarga masing-masing,” demikian Irwansyah ST.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *