Disbudpar Aceh perkuat empat pilar wujudkan wisata ramah muslim

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh memperkuat empat pilar utama dalam sektor pariwisata di daerah itu guna mewujudkan destinasi wisata ramah muslim yang unggul.

“Pemerintah Aceh terus berupaya memperkuat daya tarik wisatawan yakni dengan memperbanyak atraksi, aksesibilitas, fasilitas, dan pelayanan terbaik kepada seluruh pelancong,” kata Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata & Ekonomi Kreatif Disbudpar Aceh, Ismail, di Banda Aceh.

Ia menjelaskan bahwa empat pilar yang kerap disebut 4A yaitu Attraction, Accessibility, Amenities, dan Ancillary, menjadi bagian paling penting dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata di Tanah Rencong.

“Disbudpar Aceh juga gencar memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para pelaku pariwisata. Ini bertujuan agar setiap pelancong yang datang ke Aceh mendapatkan kesan positif saat kembali ke negara asal mereka,” ujarnya.

Menurut Ismail, kesan positif dari wisatawan terhadap beragam layanan dan keindahan destinasi di Aceh secara tidak langsung akan menjadi corong promosi yang efektif agar mereka mau berkunjung kembali ke Tanah Rencong.

Bacaan Lainnya

Saat ini, Kementerian Pariwisata tengah mengembangkan 15 provinsi potensial di Indonesia sebagai destinasi wisata ramah muslim yang berkualitas. Adapun provinsi yang dinilai paling potensial antara lain Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat dan Jakarta.

Ia menyebutkan,  Aceh telah beberapa kali menempati peringkat kedua pada ajang Pariwisata Ramah Muslim (Wisata Halal) edisi 2018, 2019, dan 2023.

Sementara pada tahun 2025, posisi Aceh berada di peringkat keempat, dengan mengantongi nilai yang sama dengan tahun 2023.

Ismail menambahkan, penguatan empat pilar ini sejalan dengan visi dalam Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2022 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Aceh (RIPKA) Tahun 2022-2037, yaitu menjadikan Aceh sebagai destinasi wisata halal tingkat internasional.

“Kami optimistis dengan keunikan berbagai destinasi serta pembenahan berkelanjutan pada empat pilar itu, Aceh akan semakin banyak dikunjungi wisatawan muslim dunia,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *