JK: Negatifnya Proporsional Terbuka Itu 'Jeruk Makan Jeruk' tapi Sudah Benar

Selasa, 10 Januari 2023 – 06:46 WIB

VIVA Politik – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla atau JK menyampaikan Pemilu dengan sistem proporsional terbuka yang saat ini diterapkan sudah benar. Menurut dia, yang perlu dihindari adalah dampak negatif dari sistem tersebut.

Bacaan Lainnya

“Timbul negatifnya yang (pemilu proporsional) terbuka itu, jeruk makan jeruk. Jadi, sudah benar itu terbuka, yang harus dihindari soal negatifnya itu,” kata JK, di Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa, 10 Januari 2023.

JK mengaku dirinya merupakan pihak yang mengusulkan perubahan sistem pemilu dari proporsional tertutup menjadi terbuka. Alasannya agar masyarakat mengenal sosok calon pemimpin pilihannya.

“Dulu kan tertutup ya; yang pertama kali mengusulkan terbuka, saya. Itu supaya orang mengetahui siapa yang dia pilih,” tutur JK.

Kemudian, ia menambahkan penerapan sistem pemilu proporsional terbuka juga membuat calon berupaya lakukan kampanye agar memperoleh suara dari pemilih.

“Kalau tertutup, calon cenderung tidak berkampanye, partai yang berkampanye. Jadi, segala kegiatan oleh partai, yang paling sulit menentukan nomor-nomor (urut calon),” jelas mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Halaman Selanjutnya

Sementara, Mahkamah Konstitusi (MK) sudah menerima gugatan uji materi atau judicial review terhadap Pasal 168 ayat (2) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu terkait sistem proporsional terbuka.

img_title

source

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *