Sawah Tertimbun Lumpur di Aceh Utara Aman Ditanami

Aceh Utara|BidikIndonesia.com – Penyuluh Pertanian Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Dedi, mengatakan bahwa area persawahan yang sempat tertimbun lumpur akibat banjir pada akhir tahun 2025 lalu masih layak untuk ditanami padi.

“hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi lumpur yang mengendap di lahan persawahan memiliki tingkat keasaman tanah atau pH yang baik dan sesuai bagi pertumbuhan tanaman padi” ujar nya kepada RRI Selasa 3 Februari 2026.

Ia menjelaskan, lumpur yang terbawa banjir umumnya mengandung unsur hara alami yang justru dapat meningkatkan kesuburan tanah apabila diolah dengan benar oleh para petani.

Pasca banjir, aktivitas pertanian di Aceh Utara mulai kembali berjalan. Sejumlah petani terlihat telah melakukan pengolahan lahan dan memulai proses tanam di sawah masing-masing.

Dedi menambahkan, sebelum masa tanam, petani disarankan untuk meratakan sisa lumpur dan memperbaiki saluran irigasi agar aliran air di persawahan kembali normal.

Bacaan Lainnya

Selain itu, penggunaan pupuk secara berimbang dan pengaturan waktu tanam juga dinilai penting untuk menjaga produktivitas padi pascabanjir.

Ia berharap dengan kondisi tanah yang cukup baik tersebut, hasil panen padi petani di Aceh Utara tetap optimal meskipun sempat terdampak banjir di penghujung tahun lalu.

Pasca Banjir  total sawah yang terdampak takibat banjir , menjadi tiga kategori, yaitu rusak berat mencapai 4.679 hektar, kemudian rusak sedang 6.447 hektar dan rusak ringan 7.189 hektar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *