Banda Aceh|BidikIndonesia.com– Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhlullah meminta semua pihak untuk memperkuat kedamaian, persatuan dan suasana Aceh yang aman dan kondusif dalam rangka menjaga kepercayaan masyarakat hingga menciptakan iklim investasi yang baik di Aceh.
“Mari kita perkuat persatuan dan suasana, karena hal ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat, baik di tingkat nasional maupun global, sekaligus menciptakan iklim investasi yang baik,” kata Fadhlullah, di Banda Aceh, Kamis.
Pernyataan itu disampaikan Fadhlullah dalam sidang paripurna DPR Aceh terkait jawaban/tanggapan pendapat Badan Anggaran (Banggar) DPRA terhadap rancangan Qanun Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA tahun anggaran 2025, di Banda Aceh.
Dirinya menyampaikan, masih banyak persoalan yang harus diselesaikan, tetapi membutuhkan proses lebih lanjut, termasuk mengenai bendera Aceh (bulan bintang). Diharapkan semua pihak untuk bersabar dan mengedepankan kedamaian.
“Terkait hal-hal yang masih membutuhkan proses, termasuk persoalan bendera Aceh, mari kita sikapi dengan sabar dan tenang, serta mengedepankan komunikasi dalam semangat menjaga perdamaian,” ujarnya.
Selain itu, Fadhlullah juga mengajak semua pihak untuk mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana agar berjalan tepat sasaran.
Serta, juga harus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana ke depan, termasuk kemarau panjang, kebakaran hutan
dan lahan dan banjir.
Dirinya menyadari bahwa apa yang telah dilakukan sejauh ini masih jauh dari kata sempurna. Tetapi, di tengah berbagai tantangan dan kondisi, terutama bencana hidrometeorologi, pemerintah Aceh terus berupaya memberikan yang terbaik untuk memenuhi harapan masyarakat Aceh.
Dalam kesempatan ini, dirinya mengajak legislatif untuk bersama-sama mengawal berbagai agenda strategis Aceh, termasuk revisi UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) dan keberlanjutan dana otsus.
“Untuk itu, diperlukan sikap yang sejalan kekompakan, dan semangat perjuangan bersama demi kepentingan masyarakat Aceh. Marilah kita terus membangun Aceh dengan semangat kebersamaan, saling menghormati, dan mengutamakan kepentingan rakyat,” demikian Fadhlullah.
