Aceh Utara|BidikIndonesia.com – Komitmen memperkuat sektor kemaritiman sebagai salah satu penggerak utama perekonomian Aceh Utara kembali mendapat penguatan. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara bersama PT Pelindo Regional 1 membangun kesepahaman strategis dalam mendorong percepatan pengembangan Pelabuhan Umum Krueng Geukueh sebagai simpul logistik, pusat perdagangan, serta pintu gerbang aktivitas ekspor dan impor yang mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah, Jum’at 31 Juli 2026.
Kesamaan visi tersebut mengemuka dalam audiensi dan pembahasan pengembangan pelabuhan yang berlangsung di pusat pemerintahan Aceh Utara. Pertemuan ini menjadi momentum awal untuk menyelaraskan langkah antara pemerintah daerah dengan Pelindo Regional 1 dalam menyiapkan pengembangan infrastruktur kepelabuhanan, memperluas ekosistem bisnis maritim, serta meningkatkan daya saing Pelabuhan Umum Krueng Geukueh sebagai salah satu pelabuhan strategis di pesisir timur Aceh.
Audiensi strategis ini dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi dari kedua belah pihak, dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara hadir Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi,S.I.Kom. Sekretaris Daerah Aceh Utara, Dayan Albar,S.Sos,.MAP. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM. serta Kepala Bagian Protokol. Sedangkan dari PT Pelindo hadir Senior Vice President Business Development PT Pelindo, I Wayan Wirawan. General Manager Pelindo Regional 1 Lhokseumawe, Aulia Rahman. serta Jajaran operasional dan teknik Pelindo Regional 1.
Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi,S.I.Kom mengatakan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyambut baik langkah strategis yang dipaparkan Pelindo Multi Terminal dalam mengembangkan Pelabuhan Umum Krueng Geukueh.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara sangat menyambut positif berbagai rencana yang dipaparkan PT Pelindo Multi Terminal. Kami siap memberikan dukungan penuh, termasuk membantu percepatan proses administrasi sesuai kewenangan pemerintah daerah agar iklim investasi dapat berjalan semakin baik.
Kami memandang pengembangan Pelabuhan Umum Krueng Geukueh sebagai langkah strategis yang akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Industri maritim harus menjadi salah satu gerbang utama dalam membangun perekonomian Aceh Utara yang lebih maju dan berdaya saing,ujar Tarmizi.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak mendiskusikan berbagai agenda strategis yang akan menjadi fondasi pengembangan pelabuhan dalam jangka menengah dan panjang, meliputi: Optimalisasi layanan perdagangan domestik maupun internasional.
Pengembangan lini bisnis kolaboratif bersama pemerintah daerah.
Peningkatan konektivitas logistik dan rantai pasok.
Persiapan pembangunan infrastruktur kepelabuhanan untuk mendukung pertumbuhan investasi di kawasan industri.
Selain aspek infrastruktur, pembahasan juga diarahkan pada penciptaan multiplier effect bagi daerah melalui peningkatan aktivitas ekonomi, bertambahnya arus barang, terbukanya peluang investasi baru, serta penyerapan tenaga kerja lokal yang profesional, kompetitif, dan transparan sesuai kebutuhan operasional.
Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung proses perizinan dan percepatan layanan administrasi yang menjadi kewenangan daerah. Dukungan ini merupakan wujud keberpihakan pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan berdaya saing.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Utara sangat menyambut positif berbagai rencana yang dipaparkan PT Pelindo Multi Terminal. Kami siap memberikan dukungan penuh, termasuk membantu percepatan proses administrasi sesuai kewenangan pemerintah daerah agar iklim investasi dapat berjalan semakin baik. Kami memandang pengembangan Pelabuhan Umum Krueng Geukueh sebagai langkah strategis yang akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Industri maritim harus menjadi salah satu gerbang utama dalam membangun perekonomian Aceh Utara yang lebih maju dan berdaya saing.”
Dari pihak korporasi, dukungan pemerintah daerah dinilai sebagai fondasi krusial dalam mempercepat transformasi pelabuhan agar semakin adaptif terhadap kebutuhan industri dan logistik nasional.
“Pelindo memandang Pelabuhan Umum Krueng Geukueh yang berada di Aceh Utara memiliki posisi yang sangat strategis untuk dikembangkan ke tahap yang lebih besar. Karena itu, kami bersama jajaran manajemen hadir untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun langkah-langkah konkret bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Dengan dukungan pemerintah, ulama, tokoh adat, dan seluruh masyarakat, kami optimistis Pelabuhan Umum Krueng Geukueh akan berkembang menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi kawasan.”
Pelabuhan Umum Krueng Geukueh memiliki berbagai keunggulan komparatif yang siap dioptimalkan, antara lain: Posisi Geografis: Terletak pada jalur pelayaran internasional yang strategis di wilayah barat Indonesia.
Dukungan Kawasan: Dikelilingi oleh kawasan industri potensial.
Layanan Multipurpose: Kapasitas melayani berbagai jenis komoditas ekspor dan impor secara terintegrasi.
Melalui sinergi erat ini, pengembangan Pelabuhan Umum Krueng Geukueh diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas fisik semata, melainkan membangun ekosistem logistik yang inklusif, berkelanjutan, serta memperkokoh posisi Aceh Utara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi maritim nasional dan internasional.
