Aceh Besar|BidikIndonesia.com – Warga Gampong Lamkeunung, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, berhasil mengolah ampas kopi menjadi produk briket bernilai jual. Produk UMKM yang diberi nama Bricket LK Coffee ini dikelola di bawah Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Lamkeunung dan sejak awal 2025 sudah melibatkan 12 pekerja, seluruhnya ibu-ibu setempat.
Meski baru dirintis, usaha ini mulai menjanjikan. Dengan harga seribu rupiah per keping atau Rp 20 ribu per kemasan, produk tersebut sudah menjadi sumber tambahan pendapatan bagi masyarakat.
Salah seorang penggerak usaha, Wina, mengatakan produksi masih terbatas karena proses pembuatan dilakukan secara manual dengan hanya satu mesin sederhana.
“Sekarang kapasitasnya hanya sekitar 100 keping per hari. Padahal kalau ada tambahan mesin, potensinya bisa sampai 1.200 keping per hari,” jelasnya.
Menurut Wina, briket berbahan ampas kopi adalah produk unik dengan prospek besar, mengingat Aceh memiliki ketersediaan bahan baku melimpah dan belum banyak pesaing di pasar.
“Dengan dukungan berbagai pihak, Bricket LK Coffee bisa berkembang lebih pesat, membuka lapangan kerja, sekaligus bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” kata dia.
Keuchik Lamkeunung, Amiruddin Idris, menambahkan usaha briket ini akan menjadi fokus utama gampong pada 2026.
“Pengembangannya akan menggunakan dana desa dan juga terbuka bagi investor yang ingin berkontribusi memajukan ekonomi masyarakat,” ujarnya.***







