Guyuran Hujan Lumpuhkan Lapangan Lambaya, Pertandingan Amuren Cup VIII Ditunda

Guyuran Hujan Lumpuhkan Lapangan Lambaya, Pertandingan Amuren Cup VIII Ditunda
Suana Pertandingan Amuren Cup di Lapangan Bola Kaki Lambaya, Simeulue Tengah. Minggu (19/10/2025). Foto : Rk/Bidikindonesia.com

SIMEULUE | Bidikindonesia.com – Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Simeulue dalam beberapa hari terakhir memaksa panitia Amuren Cup VIII menunda sementara pertandingan sepak bola babak 16 besar yang digelar di Lapangan Desa Lambaya, Kecamatan Simeulue Tengah. Minggu (19/10/2025).

Ketua Panitia Amuren Cup VIII, Yusriadi, menjelaskan bahwa keputusan penundaan diambil setelah kondisi lapangan dinilai tidak memungkinkan untuk digunakan. Selain tergenang air, tanah lapangan juga menjadi licin dan becek sehingga berpotensi membahayakan pemain.

“Selain lapangan yang tidak bisa difungsikan dengan baik, akses jalan menuju lokasi juga sangat becek dan sulit dilalui penonton. Karena itu, kami memutuskan menunda sementara pertandingan hingga cuaca dan kondisi lapangan membaik,” ujar Yusriadi,

Babak 16 besar Amuren Cup VIII sejatinya telah dimulai sejak Sabtu (18/10/2025) dan direncanakan berakhir pada Selasa (21/10/2025). Namun, intensitas hujan tinggi yang melanda kawasan Simeulue Tengah membuat jadwal harus direvisi. Panitia memberi waktu penundaan maksimal hingga tiga hari ke depan, sembari memantau perkembangan cuaca.

Bacaan Lainnya

Meski begitu, semangat panitia dan para pemain tetap tinggi. Mereka berharap cuaca segera cerah agar pertandingan dapat kembali dilanjutkan dan ajang Amuren Cup VIII tetap menjadi hiburan bagi masyarakat pecinta sepak bola di Simeulue.

Sementara itu, seorang penonton asal Sinabang, Dedy, berharap panitia dapat memperpanjang jadwal turnamen jika cuaca tak kunjung bersahabat.

“Banyak masyarakat yang antusias datang menonton, walaupun jalanan becek. Kalau bisa, setelah cuaca bagus nanti jadwalnya disesuaikan lagi biar semua tim tetap bisa main dengan aman,” pungkasnya. (RK)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *