Distan Aceh Utara pastikan rehabilitasi 1.093 Ha sawah terdampak bencana tuntas 2026

Banda Aceh|BidikIndonesia.com –  Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Aceh Utara memastikan rehabilitasi sawah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di daerah itu seluas 1.093 hektare tuntas dikerjakan pada tahun 2026.

“Insya Allah seribuan lahan terdampak bencana yang tersebar di empat kecamatan akan tuntas direhabilitasi. Program kerja sama dengan Kodam Iskandar Muda ini saat ini terus berjalan di lapangan,” kata Kepala Dinas Pertanian Aceh Utara, Erwandi dihubungi dari Banda Aceh, Jumat.

Ia menyebutkan seribuan sawah terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara yang sedang pengerjaan rehabilitasi tersebut tersebar di Kecamatan Sawang, Muara Baru, Dewantara dan Langkahan.

“Ada sebagian dari lahan yang direhabilitasi tersebut sudah dapat digunakan oleh warga untuk tanam padi pada musim tanam gadu,” katanya turut didampingi Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian pada Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Utara, Zulfikar.

Pihaknya meyakini dengan tuntasnya rehabilitasi areal persawahan tersebut akan membantu masyarakat terdampak bencana untuk kembali bangkit dan meningkatkan pendapatan keluarga yang hilang karena dampak bencana.

Bacaan Lainnya

Ia menyebutkan banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025 di Kabupaten Aceh Utara mengakibatkan 18.316 hektare atau 46 persen dari total luas baku sawah 39.762 hektare terdampak.

Ia merincikan seluas 4.679 hektare sawah rusak parah, 6.447 hektare rusak sedang dan 7.189 hektare rusak ringan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus berupaya membangun koordinasi dengan kementerian terkait agar seluruh lahan pertanian terdampak bencana tersebut dapat segera direhabilitasi agar masyarakat dapat kembali bangkit dalam menata ekonomi sekaligus mendukung program ketahanan pangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *