Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Warga Desa Salah Sirong Jaya, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen secara swadaya menghibahkan tanah sepanjang lima kilometer untuk mendukung pembangunan jalan yang rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor akhir November 2025.
“Ini merupakan dukungan yang luar biasa, atas dukungan para pemilik tanah menghibahkan sekitar lima sampai enam kilometer untuk pembangunan jalan,” kata Bupati Bireuen H. Mukhlis dalam keterangan diterima di Banda Aceh.
Ia menjelaskan dirinya didampingi Wakil Bupati Razuardi Ibrahim, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bireuen Fadhli Amir, telah turun langsung ke lokasi guna memastikan kesiapan pelaksanaan pembangun ruas jalan Blang Gandai-Alue Limeng, Salah Sirong-Kilometer 32.
Menurut dia, jalan sepanjang 10 kilometer di pedalaman Kecamatan Jeumpa tersebut rusak parah dan lima kilometer di antaranya amblas ke sungai.
Ia mengatakan ruas jalan tersebut akan dibangun menggunakan anggaran sebesar Rp30 miliar, yang bersumber dari bantuan keuangan dari Pemerintah Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Bantuan tersebut berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 900/3691/SJ tanggal 18 April 2026 tentang Bantuan Keuangan kepada Daerah Terdampak Bencana.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Asahan dan ucapan terima kasih tak terhingga kepada warga Salah Sirong yang menghibahkan tanahnya untuk pembangunan kembali jalan yang hilang digerus banjir dan tanah longsor,” katanya.
Ia mengaku sangat bangga atas peran serta masyarakat yang ikut serta menyukseskan pembangunan dengan menghibahkan tanah untuk jalan yang direlokasi akibat bencana.
Kadis PUPR Bireuen Fadhli Amir, menambahkan saat ini pemerintah sedang dalam tahapan menyusun perencanaan pembangunan ruas tersebut.
“Insya Allah, dalam dua bulan ke depan pembangunan ruas jalan tersebut akan mulai dilaksanakan, setelah proses tender selesai,” katanya.







