Bupati Sampaikan Soal KDMP di Hadapan Menko Pangan

IDI|BidikIndonesia.com- Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al- Farlaky, telah menyampaikan langsung kendala implementasi program nasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.

Dalam rapat koordinasi (rakor) yang digelar di aula Kantor Gubernur Aceh pada Kamis (18/9/2025), Bupati mengungkapkan bahwa dari 513 desa di Aceh Timur, saat ini baru dua koperasi yang beroperasi, satu di kawasan Idi dan satu lagi di Julok selebihnya masih dalam proses pembentukan.

Kurangnya pemahaman dan kekhawatiran masyarakat terhadap prosedur pinjaman menjadi salah satu hambatan utama. “Hal ini penting agar tidak menjadi salah tafsir, yang seolah-olah uang sebesar 3 miliar itu tidak dikembalikan, padahal ada mekanisme pengembalian yang sudah diatur oleh ketentuan pemerintah,” jelas Al-Farlaky.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Bupati Al-Farlaky meminta agar pemerintah pusat segera menurunkan satuan tugas (satgas) nasional. Satgas ini diharapkan dapat memberikan sosialisasi mendalam mengenai prosedur pinjaman dari bank Himbara, tata cara pengajuan, dan mekanisme pertanggungjawaban bagi pengurus koperasi di setiap desa.

Bupati juga mendesak Menko Pangan agar segera menerbitkan petunjuk teknis yang jelas. Dengan adanya petunjuk teknis ini, diharapkan Koperasi Merah Putih dapat berjalan lancar dan berkontribusi signifikan terhadap kebangkitan ekonomi masyarakat, sesuai dengan visi Presiden Prabowo Subianto.

Bacaan Lainnya

Usai rakor, Bupati Al-Farlaky berkesempatan bertemu langsung dengan Zulkifli Hasan dan mengundang Menko Pangan untuk mengunjungi Aceh Timur. Rencana kunjungan ini akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak kementerian untuk menentukan jadwal pasti.

Rakor ini turut dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi, termasuk Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Gubernur Aceh Fadlullah, Sekda Aceh M. Nasir Syamaun, Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Yudi Triadi, serta para bupati, wali kota, dan kepala perbankan se-Aceh.(*)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *