Pidie|BidikIndonesia.com– Cut Fatimah (66), warga Gampong Ulee Barat, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, meninggal dunia usai terlindas buldozer di Jalan Kembang Tanjong-Teupin Raya, Ahad, 31 Agustus 2025 sekitar pukul 10.30 WIB. Saat kejadian, korban sedang dibonceng oleh anaknya, Nurhalimah (35).
“Alat berat mundur dan mengenai kendaraan korban sehingga jatuh dan terlindas oleh alat berat,” kata Kapolsek Glumpang Baro, Iptu Aidil kepada wartawan.
Saat kejadian, dia mengatakan korban sedang berboncengan menggunakan sepeda motor R2 Vario. Korban bersama anaknya datag dari arah jalan Kembang Tanjong menuju Teupin Raya.
Namun, sesampai di tempat kejadian, tepatnya di depan SD Negeri 2 Kumbang UNOE, pengendara berhenti. Di lokasi itu sedang ada pekerjaan pembuatan jalan.
Dari keterangan Kapolsek, alat berat yang dikemudikan oleh F (44), warga Gampong Lampaseh Krueng, Montasik, Aceh Besar yang sedang beroperasi di lokasi, kemudian mundur dan mengenai kendaraan korban. Cut Fatimah terjatuh.
“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mobil alat berat mengenai kendaraan korban,” kata Kapolsek.
Warga yang berada di lokasi langsung mengevakuasi korban menggunakan ambulans ke Puskesmas Glumpang Baro. Selanjutnya korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Tgk Chik Di Tiro, Pidie.
Nurhalimah selamat dalam kejadian tersebut. Sementara jenazah korban, Cut Fatimah, saat ini berada di RSU Sigli.
Ruas jalan Teupin Raya-Sigli, merupakan ruas jalan provinsi yang saat ini sedang dalam pengerjaan. Kapolsek mengimbau warga agar lebih hati-hati saat mengendarai kendaraan. Masyarakat juga diminta untuk lebih berkonsentrasi dalam berkendara.
“Untuk kedua barang bukti telah diamankan Unit Laka Polres Pidie,” pungkas Kapolsek.***
