Jelang Masuk Sekolah, TNI Hadir Rapikan Penampilan Anak Korban Banjir Pidie Jaya

Pidie Jaya|BidikIndonesia.com – Di tengah kehidupan yang masih terbatas di hunian sementara (Huntara), senyum anak-anak korban banjir dan tanah longsor di Pidie Jaya kembali merekah. Lewat aksi sederhana namun bermakna, Kodim 0102/Pidie menghadirkan pangkas rambut gratis sebagai bekal kepercayaan diri anak-anak jelang kembali ke sekolah.

Mengusung program “Jumat Berkah”, jajaran Babinsa turun langsung ke Komplek Gedung MTQ, memangkas rambut anak-anak dan warga Huntara. Kegiatan ini langsung disambut antusias, terutama oleh anak-anak yang tampak ceria antre untuk dirapikan.

Bagi warga yang masih bertahan di Huntara, perhatian kecil seperti ini terasa besar artinya. Bukan sekadar potong rambut, tetapi juga suntikan semangat di tengah proses pemulihan pascabencana.

Komandan Kodim 0102/Pidie, Letkol Infanteri Abdul Hadi, S. Sos, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya anak-anak yang akan kembali bersekolah.

“Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di Huntara.

Bacaan Lainnya

Pangkas gratis ini mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi kami ini adalah bentuk kepedulian nyata untuk warga, terutama anak-anak, tetap merasa diperhatikan, tampil rapi, dan memiliki semangat baru menjelang kembali ke sekolah,” ujar Abdul Hadi, Jumat 27 Maret 2026 kemarin.

Ia menegaskan, pemulihan pascabencana tidak hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut kondisi psikologis dan semangat hidup masyarakat. “Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu ada bersama rakyat.

Dalam kondisi seperti ini, perhatian kecil yang menyentuh kebutuhan sehari-hari justru bisa memberi semangat besar bagi warga untuk tetap kuat dan optimis menghadapi masa pemulihan,” tambahnya.

Suasana hangat terlihat sepanjang kegiatan. Anak-anak tampak sumringah usai dipangkas, sementara para orang tua menyambut positif aksi tersebut. Salah seorang warga, Mawar, mengaku sangat terbantu dengan adanya pangkas gratis ini.

“Alhamdulillah, kami sangat senang dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Kodim 0102/Pidie. Anak saya jadi bisa dipangkas rapi tanpa biaya. Ini sangat membantu kami, apalagi sebentar lagi anak-anak sudah mau masuk sekolah. Perhatian seperti ini sangat berarti bagi kami yang sedang tinggal di Huntara,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar layanan gratis, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pemulihan pascabencana juga bisa hadir lewat sentuhan sederhana—yang mampu menguatkan harapan dan menghadirkan kembali rasa normal bagi warga terdampak.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *