Lhokseumawe|BidikIndonesia.com – STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk mahasiswa yang unggul, berkarakter, dan berwawasan luas melalui kegiatan edukasi kesehatan serta kesadaran hukum. Kegiatan tersebut menghadirkan Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe dan Satuan Lalu Lintas Polres Lhokseumawe sebagai narasumber untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai Tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS yang disampaikan oleh tim dari Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe. Mahasiswa memperoleh pengetahuan mengenai penyebab, cara penularan, gejala, upaya pencegahan, pentingnya deteksi dini, serta perlunya menghilangkan stigma terhadap penderita penyakit menular.
Melalui sosialisasi tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen edukasi kesehatan di tengah masyarakat. Sebagai calon tenaga kesehatan, mereka memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang benar sekaligus mendukung program pemerintah dalam pengendalian penyakit menular.
Pada kesempatan yang sama, Satlantas Polres Lhokseumawe menggelar program Police Goes to Campus yang bertujuan meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas. Program ini mendapat sambutan antusias dari para peserta.
Dalam penyampaiannya, personel Satlantas mengingatkan pentingnya menggunakan helm berstandar nasional, mematuhi rambu lalu lintas, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta memahami konsekuensi hukum atas setiap pelanggaran lalu lintas. Mahasiswa juga diajak menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.
Wakil Ketua II STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe, Dr. Abdul Gani Haitamy, S.H., M.H., Selasa 30 Juni 2026, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kampus dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan kepedulian sosial mahasiswa.
Menurutnya, kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe dan Polres Lhokseumawe menjadi wujud sinergi antara institusi pendidikan dengan pemerintah dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat, aman, dan berintegritas. Kampus akan terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe berharap mahasiswa semakin siap menjadi tenaga kesehatan yang profesional, memiliki kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, taat terhadap hukum, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan di Kota Lhokseumawe maupun di daerah lainnya.







