Sabang|BidikIndonesia.com – Dinas Pariwisata Kota Sabang terus mengembangkan sejumlah destinasi wisata baru yang selama ini belum banyak dikenal wisatawan. Upaya tersebut dilakukan untuk menambah pilihan objek wisata sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Sabang.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Sushetia, mengatakan masih banyak destinasi wisata tersembunyi yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Salah satunya adalah Secret Beach atau Batu Kapal yang mulai dikenal masyarakat dan wisatawan.
“Masih ada beberapa destinasi yang memang kita coba dorong untuk bisa kita eksplor lebih lanjut. Salah satunya yaitu Secret Beach atau Batu Kapal, kemudian ada Pink Beach di Kota Sabang yang memang belum tereksplor dengan baik,” kata Harry Sushetia, Selasa 30 Juni 2026.
Selain kedua lokasi tersebut, Dinas Pariwisata juga melihat potensi wisata lain berupa air terjun yang berada di bibir laut. Destinasi itu dinilai memiliki keunikan tersendiri dan berpeluang menjadi daya tarik baru apabila dikelola dengan baik.
Harry menjelaskan, Pink Beach yang berada di kawasan Jaboi hingga kini belum dibuka untuk umum karena masih dalam tahap konservasi. Langkah tersebut dilakukan agar proses alami pembentukan pasir berwarna merah muda tetap terjaga sebelum nantinya diperkenalkan kepada wisatawan.
“Untuk memunculkan pasir yang warnanya pink itu ada jenis ikan yang harus kita pelihara atau tidak boleh kita tangkap. Salah satunya ikan bayang-bayang atau ikan kakak tua, karena ikan tersebut berperan dalam proses terbentuknya pasir pantai berwarna pink,” ujarnya.
Ia berharap Pink Beach dapat menjadi salah satu ikon wisata baru Sabang seperti pantai berpasir merah muda yang ada di Labuan Bajo maupun Lombok. Jika seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai rencana, destinasi tersebut ditargetkan dapat diluncurkan pada pertengahan hingga akhir tahun 2026.
Selain Pink Beach, Dinas Pariwisata juga mengidentifikasi sejumlah destinasi potensial lainnya, seperti air terjun di kawasan Cot Murong, Bukit Lawang, Ujung Sekundo, serta beberapa lokasi wisata alam lainnya yang masih terkendala akses maupun status lahan. Secara keseluruhan terdapat sekitar 28 destinasi wisata baru di Kota Sabang yang akan dikembangkan secara bertahap dengan tetap mengedepankan aspek kelestarian lingkungan, keselamatan, dan kenyamanan wisatawan.







