LHOKSEUMAWE | bidikindonesia.com – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Kalam sukses menyelenggarakan Workshop Jurnalistik Tahun 2026 di Aula Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Lhokseumawe, Sabtu (4/7/2026). Mengusung tema “Merekam Fakta, Menciptakan Konten Pers yang Berkualitas”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme kru baru LPM Al-Kalam.
Workshop yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB tersebut diikuti oleh 18 kru baru LPM Al-Kalam angkatan 2025. Kegiatan ini mendapat dukungan dari Citra Beauty Kosmetik & Accessories sebagai sponsor utama, serta sejumlah media dan lembaga pers mahasiswa, di antaranya Tabloid News Aceh, News Banda Aceh, Bidik Indonesia, posindependent.com, Durasi.co, Radar Aceh, Media Literasi, LPM Suara Kampus UIN Imam Bonjol Padang, LPM Sumber Post UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Investigasi.com, Aliansi.id, Koalisi.co, Inovatif dan Visioner CEO Aceh, serta LPM Dinamika UIN Sumatera Utara yang turut mendukung publikasi kegiatan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Pimpinan Umum LPM Al-Kalam, Zahira Putri Meola. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pelatihan sebagai bekal awal bagi kru baru untuk memahami etika jurnalistik, meningkatkan keterampilan teknis, serta membangun integritas sebagai insan pers kampus.
Memasuki sesi utama, peserta memperoleh materi bertajuk “Etika dan Teknik Dasar Foto serta Video Jurnalistik” yang disampaikan oleh Aulia Rahmat. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa seorang jurnalis dituntut memiliki kepekaan terhadap setiap momen dan memahami fungsi utama karya jurnalistik yang dihasilkan.
Menurutnya, foto jurnalistik bukan sekadar gambar, melainkan bukti autentik sebuah peristiwa yang mampu memperkuat isi berita, menarik perhatian pembaca, menyampaikan emosi dan suasana, sekaligus menjadi dokumentasi sejarah yang bernilai.
Setelah sesi materi dan istirahat, salat, serta makan (Ishoma), kegiatan dilanjutkan dengan penampilan pembacaan puisi oleh Intan Sarifah dan Zahratul. Suasana semakin interaktif saat peserta mengikuti praktik penyuntingan berita secara berkelompok berdasarkan naskah yang telah disiapkan panitia. Sebagai penutup, panitia menghadirkan permainan edukatif berupa teka-teki silang (TTS) dan gim kekompakan untuk mempererat solidaritas antarpeserta.
Pada kesempatan tersebut, panitia juga memberikan apresiasi kepada kru baru yang menunjukkan partisipasi terbaik selama kegiatan. Rahul Gonzales dinobatkan sebagai Kru Teraktif. Ia mengaku bersyukur dan tidak menyangka memperoleh penghargaan tersebut.
Sementara itu, panitia pelaksana, Fika Munayya, mengatakan penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk motivasi agar seluruh kru terus semangat belajar, berkarya, dan mengembangkan kemampuan jurnalistiknya.
“Kami berharap workshop ini menjadi bekal awal bagi kru baru untuk terus meningkatkan kualitas diri, menerapkan ilmu yang diperoleh saat melakukan peliputan di lapangan, serta mampu menghasilkan karya jurnalistik yang profesional, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Fika.
Melalui workshop ini, LPM Al-Kalam menegaskan komitmennya untuk terus mencetak insan pers mahasiswa yang berkompeten, menjunjung tinggi etika jurnalistik, serta mampu menghadirkan informasi yang berkualitas, berimbang, dan dapat dipercaya.
