Redelong|BidikIndonesia.com – Status Gunung Berapi Burni Telong Kabupaten Bener Meriah kembali turun menjadi normal (level I) setelah sebelumnya berstatus waspada (level II).
Badan geologi melalui laporan khusus menyebut penurunan status tersebut berlangsung sejak 1 November 2025 pukul 12.00 WIB.
Ketua Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Gunung Api Burni Telong ihsan nopa abadi mengatakan pengamatan kegempaan pada oktober 2025 menunjukan jumlah gempa tektonik lokal dan gempa vulkanik dalam yang berfluktuatif.
Namun secara umum terjadi penurunan jumlah gempa tektonik lokal dalam vulkanik dalam jika dibandingkan saat terjadi peningkatan kegempaan pada 22 oktober 2025.
Begitupun, pendaki dan masyarakat tetap diminta untuk tidak bermalam dekat area kawah serta tidak berada dekat fumarola/solfatara saat cuaca mendung atau hujan karena konsentrasi gas masih dapat membahayakan kehidupan.







