Relawan Kemanusiaan Pemko Lhokseumawe Lakukan Aksi Bersih Pesantren Pascabanjir di Dayah Darul Ma’arif Bireuen

Relawan Kemanusiaan Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe melaksanakan kegiatan Bersih Pesantren di Dayah Darul Ma’arif, Desa Samuti, Kecamatan Gandapura. Sabtu, 03 Januari 2025. Foto: Dok Relawan Kemanuaiaan Pemko

BIREUEN | bidikindonesia.com — 03 Januari 2026,, Sebagai bentuk kepedulian pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bireuen, Relawan Kemanusiaan Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe melaksanakan kegiatan Bersih Pesantren di Dayah Darul Ma’arif, Desa Samuti, Kecamatan Gandapura. Kegiatan ini bertujuan mempercepat pemulihan lingkungan pesantren agar kembali bersih, sehat, dan layak digunakan untuk aktivitas pendidikan para santri.

Aksi kemanusiaan tersebut melibatkan sinergi lintas instansi, yakni unsur Kodim 01/03 Aceh Utara, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lhokseumawe, serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Lhokseumawe. Fokus kegiatan diarahkan pada pembersihan lumpur dan sampah pascabanjir, serta penataan kembali lingkungan dayah yang terdampak cukup parah.

Para relawan bersama santri dan pengurus dayah membersihkan halaman, ruang belajar, asrama, hingga saluran drainase. DLH Kota Lhokseumawe menurunkan armada pengangkut sampah dan peralatan kebersihan, sementara Damkar turut melakukan penyemprotan area terdampak guna mempercepat proses pemulihan.

Ketua Relawan Kemanusiaan Pemko Lhokseumawe, Habibillah, SE, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari respon cepat kemanusiaan pascabencana.

“Banjir tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak pada kenyamanan dan kesehatan lingkungan pesantren. Melalui arahan Bapak Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, kami hadir membantu pembersihan dampak banjir bandang dan mempercepat pemulihan agar proses belajar santri dapat segera dimulai kembali, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil koordinasi dan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan Danrem 001/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran.

“Sinergi antara relawan, TNI, dan perangkat daerah menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan aksi nyata yang langsung dirasakan masyarakat,” tambah Habibillah.

Sementara itu, Lettu Inf M. Ali, selaku Kepala Regu dari Kodim 01/03 Aceh Utara, menegaskan bahwa keterlibatan TNI merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dan respon cepat terhadap kondisi pascabencana.

“Kehadiran kami merupakan wujud darma bakti TNI untuk membantu masyarakat bangkit pascabanjir. Kondisi dayah saat ini sangat membutuhkan perhatian pemerintah dan masyarakat karena kerusakan fasilitas serta sarana prasarana yang cukup parah akibat banjir,” ungkapnya.

Pimpinan Dayah Darul Ma’arif turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Banjir sempat mengganggu aktivitas belajar santri. Kehadiran relawan, TNI, dan instansi terkait sangat membantu memulihkan lingkungan dayah. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, Wali Kota Lhokseumawe, Relawan Kemanusiaan, dan TNI atas kepedulian yang diberikan. Semoga sinergi ini terus berlanjut ke depan,” ujarnya.

Melalui kegiatan Bersih Pesantren ini, Relawan Kemanusiaan Pemko Lhokseumawe berharap dapat mendorong pemulihan lingkungan pendidikan keagamaan sekaligus memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial antarwilayah pascabencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *