Penghulu Diminta Mampu Beradaptasi dengan Teknologi

Bireuen|BidikIndonesia.com – Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, menggelar rapat bersama pengurus Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Bireuen, di Aula Kemenag Bireuen, pada Rabu, 29 April 2026.

Pelaksana Harian Kakankemenag Bireuen, Mukhlis menegaskan bahwa penghulu memiliki peran strategis, sebagai teladan di tengah masyarakat. Ia menambahkan, tantangan ke depan akan semakin kompleks seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi. Oleh karena itu, penghulu dituntut untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kapasitas diri.

“Penghulu harus menjadi contoh yang baik, tidak hanya dalam tugas kedinasan, tetapi juga dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Permasalahan yang kita hadapi ke depan semakin kompleks. Perkembangan teknologi yang begitu cepat menuntut kita untuk tidak tertinggal,” jelasnya.

Mukhlis juga menyoroti sejumlah isu penting yang menjadi perhatian bersama, seperti praktik pernikahan siri serta meningkatnya potensi konflik dalam keluarga. Pernikahan siri dan konflik keluarga menjadi perhatian serius bersama. Untuk itu peran penghulu sangat dibutuhkan untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat. Selain itu, ia juga mengapresiasi para penghulu yang selama ini telah berperan aktif di tengah masyarakat, terutama pasca musibah banjir yang melanda beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Ketua APRI Kabupaten Bireuen, Dicky Kurniawan dalam sambutannya menyampaikan komitmennya untuk terus melakukan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Kami akan menghadirkan berbagai inovasi ke depan dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *