Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Kepala KSOP Kelas IV Malahayati, Capt. Amfami, mengatakan garis polisi (police line) di KMP Aceh Hebat 2 telah dibuka Kamis, 2 Juli 2026 sekitar pukul 13.00 WIB. Namun, kapal tersebut belum dapat kembali berlayar lantaran masih menunggu hasil pemeriksaan dari Balai Klasifikasi Indonesia (BKI) untuk memastikan kapal laik dan aman dioperasikan.
“Police line sudah dibuka tadi siang sekitar pukul 13.00 WIB. Namun, kapal masih menjalani pemeriksaan sebelum diizinkan berlayar untuk memastikan kelaikan. Kami masih menunggu BKI sebagai biro klasifikasi dari konstruksi kapal tersebut,” kata Amfami.
Ia menjelaskan, kedatangan Tim BKI ke Aceh masih terkendala sehingga pemeriksaan diperkirakan baru dapat dilakukan dalam satu hingga dua hari ke depan.
“Kita tunggu kemungkinan dua hari ke depan. Tadi kita ada kendala BKI datang ke Aceh. Pokoknya kita tunggu hasil dari BKI, karena BKI belum turun sampai hari ini, mungkin besok atau lusa dia turun. Kalau selesai bisa digunakan insyaallah,” ujarnya.
Amfami menyebutkan, pemeriksaan BKI difokuskan pada fungsi pompa hidrolik untuk menutup fire door di ruang mesin. Sementara itu, kata dia, kondisi mesin dan sistem kapal lainnya dipastikan tidak bermasalah.
“Pemeriksaan yang akan dilakukan itu terhadap fungsi dari pompa hidrolik untuk menutup fire door, itu saja yang dilakukan. Yang lain tidak ada masalah, mesinnya tidak masalah, semuanya oke untuk dioperasikan kembali,” katanya.
Ia menjelaskan, fire door tersebut berfungsi sebagai pengaman untuk mencegah penyebaran api dari ruang mesin ke ruangan lain apabila terjadi kebakaran.
“Gunanya fire door itu bisa diproteksi dari ruang mesin ke ruangan lainnya. Pompa hidrolik itu berfungsi untuk menutup pintu yang memisahkan ruang mesin dengan ruangan sebelahnya,” ujarnya.
Amfami berharap proses pemeriksaan bisa segera selesai agar KMP Aceh Hebat 2 kembali beroperasi melayani masyarakat.
“Semoga masyarakat bisa terlayani, itu tujuan kita bersama,” kata Amfami.***







