Banda Aceh|BidikIndonesia.com– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Besar mengimbau kepada masyarakat di daerah itu untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem hujan lebat disertai angin kencang di daerah setempat.
“Kami imbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan selalu memantau peringatan dini melalui link https://cuaca.bmkg.go.id/BMKG, dan menjauhi kawasan rawan bencana,” kata Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil, di Lambaro, Kamis.
Ia menjelaskan, data dan perkiraan cuaca yang disampaikan oleh BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin diperkirakan akan terus berlangsung hingga 4 Juli 2026.
Ia menyebutkan kondisi cuaca tidak normal terjadi sejak Sabtu (20/6) sampai dengan Kamis (3/7) yang mengakibatkan pohon tumbang di beberapa ruas jalan di Aceh Besar, di antaranya jalan arah ke Bandara Sultan Iskandar Muda, Jalan gampong Blang Blang Bintang dan terakhir atap rumah toko dan rumah terhempas oleh angin di Kecamatan Montasik.
Ia menyebutkan, BPBD Aceh Besar mencatat ada 14 kejadian akibat cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Aceh Besar sejak 1 Januari sampai 2 Juli 2026.
Ridwan Jamil mengatakan masyarakat juga dapat melakukan mitigasi mandiri untuk menghadapi potensi ancaman bencana hidrometeorologi serta mewaspadai perubahan cuaca mendadak yang dapat memicu banjir, tanah longsor, banjir bandang, angin kencang, dan pohon tumbang.
Menurut dia kewaspadaan merupakan langkah yang paling penting dilakukan guna meminimalisir dampak dari kondisi cuaca ekstrem yang melanda Aceh Besar dalam beberapa hari terakhir.
Ia juga mengingatkan kepada masyarakat dan pengendara, untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di daerah rawan longsor dan mewaspadai potensi ancaman pohon tumbang akibat angin kencang
“Saat angin kencang kurangi aktivitas di luar ruangan atau area terbuka, berteduh di bawah pohon besar, baliho, maupun bangunan yang rawan roboh untuk menghindari Risiko,” katanya.
Kemudian untuk para nelayan atau warga yang beraktivitas di sekitar perairan laut, ia juga meminta mereka untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang tinggi guna memastikan keselamatan.
“Sebagai antisipasi banjir, mari kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran drainase tidak tersumbat untuk mencegah genangan. Jika terjadi kondisi membahayakan segera hubungi BPBD atau layanan kedaruratan di Nomor 08116713113,” katanya.







