Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Pemimpin Wilayah Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Aceh, Ihsan memastikan pihaknya terus berupaya menjaga ketersediaan maupun stabilitas harga pangan, terutama beras kualitas medium dan minyak goreng, dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Dirincikan stok beras yang tersedia pada Gudang Bulog mencapai 60.500 ton, serta dapat mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Mei 2026. Perum Bulog saat ini juga melakukan penyerapan gabah dan beras petani, termasuk sosialisasi aturan penyerapan gabah petani tahun 2026, kepada para mitra seperti Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Dinas Pertanian dan pihak terkait lain.
“Bulog berupaya menjaga stabilitas harga pangan, terutama yang kami kuasai saat ini adalah beras medium dan minyak goreng. Kuota dari pusat, untuk minyak goreng sebanyak 35 persen dari kebutuhan Aceh. Untuk itu kami berharap dengan stok yang ada bisa mempengaruhi harga,” jelas Ihsan pada Kamis, 5 Februari 2026.
Perum Bulog berharap, dengan adanya peninjauan langsung dari Satuan Tugas (Satgas) Pangan, dapat mencegah praktik penimbunan, permainan harga maupun aksi spekulasi yang merugikan masyarakat.
Adapun khusus dalam upaya penanganan bencana, sesuai instruksi Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog Aceh sudah menyalurkan 16 ribu ton beras di berbagai wilayah terdampak. Stok di Kabupaten/Kota juga masih tersedia, dan siap untuk disalurkan kembali jika dibutuhkan.







