Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Sebanyak 400-san santri yang tergabung dari sejumlah dayah dan pesantren di Banda Aceh dan Aceh Besar melakukan pawai maulid dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad Saw ke-1.500 tahun.
Pawai maulid itu digelar oleh Pengurus Pusat Dawate Islam Indonesia. Tgk Haikal salah seorang panitia pada pagelaran pawai tersebut mengatakan, para santri mulai melakukan pawai dengan rute Masjid Raya Baiturrahman-Bundaran Simpang Lima-Simpang Kodim dan kembali finish di depan MRB.
Gema shalawat badar dan shalawat kepada baginda Rasulullah Muhammad Saw mengiringi langkah para santri tersebut.
“Sekitar 400 santri ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka tergabung dalam sejumlah pesantren dan dayah di Aceh,” kata Tgk Haikal kepada Serambi.
Dikatakan, pawai tersebut sendiri dilakukan dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad Saw. Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mensyiarkan pawai maulid.
Dimana ia melihat, umat Islam sering merayakan pawai seperti pada bulan Muharram atau saat hari raya. Akan tetapi pada hari kelahiran Nabi Muhammad Saw, jarang dilaksanakan pawai.
“Kita belum pernah melakukan pawai di maulid. Ini tujuan kita. Kita ingin membesarkannya,” ujarnya.
Menurutnya, pawai maulid lah yang harus lebih meriah dilaksanakan ketimbang pawai peringatan lainnya.
“Artinya jangan hanya kita membesarkan untuk hari idul adha atau idul fitri. Tapi kita bisa membesarkan hari kelahiran baginda, dengan pawai maulid dan pawai shalawat ke baginda Rasulullah Saw,” pungkasnya.(*)







