Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Sosial (Dinsos) membantu pengasuhan tiga anak dari seorang ibu kurang mampu yang kini tengah menjalani perawatan di RSUDZA, karena menderita tumor hati.
“Keselamatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak anak menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan kasus seperti ini,” kata Kepala Dinsos Kota Banda Aceh, Sukmawati, di Banda Aceh, Kamis.
Ia menjelaskan, langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait dugaan adanya anak terlantar di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh karena ibunya sedang dirawat. Mereka langsung menurunkan tim ke lokasi.
“Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) untuk melakukan asesmen dan memastikan kondisi ibu maupun anak-anaknya,” ujarnya.
Sukmawati mengatakan, dari hasil asesmen awal, seorang ibu asal Kecamatan Baiturrahman, tengah menjalani perawatan akibat tumor hati yang dideritanya.
Kemudian, berdasarkan keterangan tim medis, kondisi yang bersangkutan sudah tidak memungkinkan lagi untuk menjalani tindakan operasi.
Ibu ini, lanjut dia, memiliki tiga orang anak yang masih membutuhkan pengasuhan. Ayah dari ketiga anak tersebut diketahui telah meninggalkan keluarga selama beberapa hari dan belum kembali.
‘Kondisi keluarga semakin memprihatinkan karena rumah kontrakan yang mereka tempati telah habis masa sewanya sehingga mereka tidak lagi memiliki tempat tinggal,” kata Sukmawati.
Sebagai bentuk perlindungan, ia menjelaskan tiga anak tersebut telah dijangkau dan ditempatkan di Rumah Singgah Lamjabat Dinas Sosial Kota Banda Aceh untuk mendapatkan pengasuhan sementara serta pemenuhan kebutuhan dasar.
Selain itu, tim juga terus melakukan pendampingan dan penelusuran terhadap keluarga guna menentukan penanganan terbaik bagi ketiga anak tersebut.
Ia menambahkan, Dinas Sosial Kota Banda Aceh juga telah berkoordinasi dengan UPTD Panti Sosial Aneuk Nanggroe Dinas Sosial Aceh terkait proses rujukan dan penempatan sementara anak-anak tersebut agar memperoleh pengasuhan yang layak, serta hak dan kebutuhan mereka tetap terpenuhi selama proses penanganan berlangsung,.
“Kami juga berupaya menghadirkan solusi terbaik bagi keluarga ini melalui pendampingan yang berkelanjutan. Kita juga akan mengusulkan salah satu anak untuk mengikuti program Sekolah Rakyat pada jenjang sekolah dasar,” demikian Sukmawati.







