Anugerah pariwisata ramah muslim perkokoh Aceh sebagai kiblat wisata halal

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Anugerah pariwisata ramah muslim peringkat ke-2 yang diraih Provinsi Aceh pada Anugerah Adinata Syariah 2026 mengukuhkan provinsi ujung paling barat Indonesia itu sebagai kiblat wisata halal unggulan di Indonesia.

“Penghargaan di sektor Pariwisata Ramah Muslim merupakan buah dari komitmen Pemerintah Aceh dalam menghadirkan ekosistem pariwisata yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga selaras dengan nilai-nilai syariat Islam dan kearifan lokal,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Dedy Yuswadi di Banda Aceh, Kamis.

Ia menjelaskan anugerah yang diterima langsung Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah di Jakarta tersebut menjadi motivasi bagi Disbudpar Aceh untuk menghadirkan inovasi dalam pengembangan destinasi, penguatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata, promosi yang lebih masif, serta meningkatkan kualitas amenitas dan aksesibilitas bagi wisatawan.

“Kami terus memperkuat kualitas destinasi, layanan, serta pengalaman wisata yang nyaman, aman, dan sesuai dengan prinsip-prinsip pariwisata ramah muslim. Capaian ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan daya saing pariwisata Aceh di tingkat nasional maupun internasional,” kata Dedy.

Menurut dia, keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah, pelaku industri pariwisata, komunitas, serta masyarakat yang konsisten menjaga identitas Aceh sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan syariah.

Bacaan Lainnya

Pada Anugerah Adinata Syariah 2026, Aceh berhasil meraih sembilan penghargaan, yakni Juara I Kategori Inklusi Keuangan Syariah di Lingkungan Pemerintah Daerah, Juara II Kategori Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah, Juara II Kategori Pariwisata Ramah Muslim dan Juara II Kategori Inkubasi Bisnis Usaha Syariah.

Kemudian, Aceh juga meraih Juara III Kategori Inovasi Ekonomi dan Keuangan Syariah, Juara III Kategori Rencana Aksi Daerah, Juara IV Kategori Keuangan Mikro Syariah, Juara IV Kategori Ekonomi Pesantren, serta Juara V Kategori Zona Kuliner Halal, Aman, Sehat (KHAS).

Prestasi tersebut semakin mempertegas posisi Aceh sebagai salah satu provinsi yang konsisten mengintegrasikan pengembangan ekonomi syariah dengan sektor pariwisata. Melalui konsep Pariwisata Ramah Muslim yang terus diperkuat, Pemerintah Aceh optimistis mampu meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *