Imigrasi Sabang Perkuat Kolaborasi Cegah TPPO di Wilayah Perbatasan

Sabang|BidikIndonesia.com – Upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terus diperkuat melalui kolaborasi lintas instansi di Kota Sabang. Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang menggelar rapat koordinasi sebagai langkah strategis untuk meminimalisir potensi kejahatan tersebut di wilayah perbatasan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang, Muchsin Miralza, menyampaikan rapat kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antar lembaga. Menurutnya, TPPO merupakan kejahatan luar biasa yang memerlukan penanganan serius dan kerja sama menyeluruh.

“Pada hari ini kami melakukan rapat kolaborasi sebagai upaya mencegah terjadinya TPPO di Kota Sabang. Ini adalah kejahatan yang sangat luar biasa dan membutuhkan kerja sama antar instansi,” kata Muchsin.

Ia menegaskan, pihaknya tidak ingin ada warga Sabang yang menjadi korban TPPO. Oleh karena itu, berbagai langkah pencegahan terus diperkuat melalui koordinasi aktif dengan pemangku kepentingan terkait.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang, Ibnu Riadhi, menjelaskan peran strategis imigrasi dalam mencegah TPPO, terutama dalam proses penerbitan dokumen perjalanan. Ia menyebutkan, langkah pertama adalah memastikan kelengkapan dokumen dalam pembuatan paspor.

Bacaan Lainnya

“Jika persyaratan tidak terpenuhi, pihak imigrasi akan menolak penerbitan dokumen tersebut guna mencegah potensi penyalahgunaan. Langkah kedua yang kita lakukan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI), Petugas akan menunda keberangkatan apabila ditemukan indikasi calon pekerja migran nonprosedural, sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat,” tegas Ibnu.

Selain itu, upaya pencegahan juga dilakukan melalui program desa binaan. Dalam program ini, petugas imigrasi pembina desa turun langsung ke masyarakat untuk memberikan edukasi, mengumpulkan informasi, serta menangani berbagai persoalan terkait keimigrasian dan potensi pelanggaran hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *