Hafizah 30 Juz UIN Ar-Raniry juara orasi tingkat Sumatera

Banda Aceh|BidikIndonesia.com– Najwa Azzahra hafizah 30 juz dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry meraih Juara 1 Lomba Orasi pada Musyawarah Wilayah (Muswil) X Ikatan Mahasiswa PGMI se-Indonesia (IMPI) Wilayah I Sumatera.

Lewat orasi bertajuk “Berani Bertindak, Berani Berubah: Kontribusi Mahasiswa untuk Negeri.” Melalui pidatonya, ia dinobatkan sebagai juara pertama.

“Mahasiswa tidak cukup hanya menjadi penyampai gagasan, tetapi juga harus berani mengambil langkah nyata untuk menghadirkan perubahan bagi masyarakat,” katanya dalam orasi tersebut.

Menurut dia mahasiswa adalah agen perubahan dan keberanian untuk bertindak menjadi kunci agar ilmu dan gagasan yang dimiliki dapat diwujudkan menjadi kontribusi yang bermanfaat bagi bangsa.

Ia juga mengajak generasi muda untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kepedulian sosial, membangun kolaborasi, serta memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menciptakan inovasi yang memberi dampak positif bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Sebagai mahasiswa PGMI dan calon pendidik, Najwa meyakini bahwa guru masa depan tidak hanya dituntut menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki keberanian menjadi penggerak perubahan dan teladan di tengah masyarakat.

Ia berharap prestasi tersebut dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi sesuai bidang masing-masing.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Ar-Raniry, Prof Mursyid Djawas, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Najwa.

Menurut dia, prestasi tersebut menunjukkan kualitas mahasiswa UIN Ar-Raniry yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi keluarga besar UIN Ar-Raniry. Kami mengapresiasi kerja keras, ketekunan, dan semangat Najwa dalam mengembangkan potensi dirinya sehingga mampu mengharumkan nama kampus di tingkat regional,” ujar Prof Mursyid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *