Bakri Siddiq Ajak ASOKULAM Bersanding Majukan Kota

Banda Aceh – Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq mengajak pengurus Asosiasi Keuchik Kecamatan Kuta Alam (ASOKULAM) bersanding majukan Kota Banda Aceh.

Ajakan tersebut disampaikan Bakri Siddiq saat memberikan sambutan pada acara pengukuhan pengurus ASOKULAM masa bakti 2022-2027, Kamis (24/11/2022) di Kantor Camat Kuta Alam.

Bacaan Lainnya

“Saya melihat Asosiasi Keuchik Kuta Alam ini bisa jadi corong dan mitra Pemko dalam menjalankan program-program pembangunan. Saya pikir kita bisa bersanding memajukan kota ini,” kata Bakri Siddiq.

Pj Wali Kota kemudian menyampaikan harapannya kepada asosiasi yang dipimpin Alta Zaini itu dapat memainkan peran strategisnya dengan sepenuh hati dan semata-mata untuk kemaslahatan 11 gampong yang ada di wilayah Kecamatan Kuta Alam.

Lanjut Bakri, gampong (desa) adalah kunci utama untuk mengukur sukses tidaknya pembangunan dan perubahan yang dicita-citakan oleh pemerintah Kota Banda Aceh.
“Karenanya, hadirnya ASOKULAM sebagai wadah pemersatu pimpinan gampong di kecamatan Kuta Alam ini diharapkan dapat menyelesaikan ragam persoalan yang ada serta berkontribusi dalam mendorong gampong untuk mandiri demi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Tak lupa ia mengingatkan para keuchik senantiasa melibatkan masyarakat dalam setiap rencana pembangunan gampong sehingga output yang dihasilkan bisa tepat sasaran serta bermanfaat bagi masyarakat gampong.

Kemudian Bakri Siddiq juga berpesan agar selalu bersinergi dengan OPD terkait, seperti DPMG dan Inspektorat. katanya, hal tersebut penting dilakukan guna membantu aparatur gampong dalam memperbaiki administrasi terkait dengan pengelolaan keuangan sehingga terhindar dari segala permasalahan hukum yang bisa muncul di kemudian hari.

Terkait penggunaan stunting, Bakri meminta para keuchik memberi perhatian khusus terhadap persoalan penyakit gagal tumbuh tersebut.
“Lakukanlah koordinasi dengan Dinkes agar penanganan stunting pada anak dapat dilakukan dengan cepat dan tepat,” pintanya.

Undang 6 Keuchik Purnabakti ke Pendopo

Dalam kesempatan ini, tak lupa Bakri Siddiq menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada para keuchik yang telah menyelesaikan tugasnya di masing-masing gampong.

Ada enam mantan keuchik di Kecamatan Kuta Alam yang mendapatkan apresiasi dari Pj Wali Kota. Enam keuchik tersebut diberikan piagam penghargaan oleh Bakri Siddiq sebagai bentuk apresiasi Pemko terhadap jasa-jasa dan pengabdiannya kepada masyarakat.

Adapun mantan keuchik yang mendapatkan penghargaan tersebut adalah Syukriadi (Mantan Keuchik Gampong Mulia), Masrul Ramli (Mantan Keuchik Gampong Keuramat), Rahmad (Mantan Keuchik Gampong Laksana), Eddy Erwinsyah (Mantan Keuchik Gampong Kotabaru), Mahyuni (Mantan Keuchik Gampong Bandar Baru) dan Suid AB (Mantan Keuchik Gampong Kuta Alam).
“Terimakasih atas pengabdian dan kinerjanya, semoga pengabdian yang telah dilakukan menjadi amal ibadah dan bermanfaat bagi masyarakat dan kemajuan Kota Banda Aceh,” kata Bakri Siddiq saat menyerahkan penghargaan.

Selain menyerahkan penghargaan, Ke enam keuchik purnabakti itu juga akan diundang ke pendopo oleh Pj Wali Kota.
“Dalam kesempatan ini, saya sampaikan para keuchik purnabakti kita undang ke pendopo. Sebagai bentuk apresiasi akan ada perhatian khusus untuk 6 mantan keuchik ini. Mungkin jadwalnya sekalian dengan penyerahan bonus para kafilah FASI yang beberapa minggu lalu membawa Banda Aceh sebagai juara umum,” kata Pj Wali Kota.

Ketua ASOKULAM: Siap Berinovasi

Ketua ASOKULAM yang juga Keuchik Lampulo, Alta Zaini dalam pidato perdananya usai pengukuhan menyampaikan asosiasi yang ia pimpin lahir bertujuan untuk menjadi perpanjangan tangan Pemko Banda Aceh.
“Tujuan kita bukan untuk perlawanan, tapi perpanjangan tangan pemerintah. ASOKULAM siap bersinergi membangun Banda Aceh lebih baik,” kata Alta.

Ia mengatakan, asosiasi yang beranggotakan 11 keuchik itu sudah berusia 12 tahun 6 hari sejak dibentuk pada 18 November 2010.

Ia mengatakan ASOKULAM telah banyak melakukan inovasi-inovasi sejak Banda Aceh dipimpin Almarhum Mawardy Nurdin.
“Dan saya pastikan, kita akan terus berinovasi dan bersinergi mendukung program-program Pemko untuk kemajuan Banda Aceh,” kata Alta Zaini.

Terkait dengan penghargaan yang diberikan Pj Wali Kota kepada keuchik purnabakti, Alta Zaini menyampaikan apresiasi. Katanya kebijakan Pj Wali Kota tersebut merupakan sejarah bagi Banda Aceh.
“Sejarah hari ini sudah dibuat di Kuta Alam. Para keuchik yang sudah purnabakti diberikan penghargaan. Ini sejarah Pak Wali,” kata mantan Ketua RAPI Kota Banda Aceh itu.[]

SHARE:    
   
   


source
SUMBER : bandaacehkota.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *