Polres Aceh Tamiang Konferensi Pess,Pencabulan Anak Di bawah Umur 

Document poto Kapolres Aceh Tamiang Sedang Memberikan Keterangan Terkait Pencambulan Anak yang di dampingi Waka Polres Kompol Ahmad Arif Sanjaya dan Kasi Humas AKP Untuk Sumaryo

Aceh Tamiang,BidikIndonesia.com

Polres Aceh Tamiang Mengadakan Konferensi Pess Terkait pencabulan Anak di bawah umur pada hari senin tanggal ( 28/11/2022 ) didepan Kantor Kasat Reskrim Aceh Tamiang.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Imam Asfali,S.I.K Yang di dampingi Waka Polres Kompol Ahmad Arif Sanjaya dan Kasi Humas AKP Untung Sumaryo Memberika Keteranga Terkait Pencambulan Anak Di bawah Umur.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Imam Asfali,S.I.K menjelaskan Peristiwan Kejadian Pencambulan Anak dibaeah Umur yang di lakukan dengan tersangka berisial MS,umur 34 Tahun dengan Pekerjaan di perkebunan Sawit

Bacaan Lainnya

Modus Operandi tersangka Berangkat dari Rumahnya mau Pergi Kerja Memanen Sawit,tersangka Melihat ada satu orang Anak perempuan seorang diri yang sedang mandi di aliran parit Kecil dengan hanya mengunakan Kain Sarung dan tersangka tidak sanggkup menahan Nafsunya,” ucar Kapolres Imam Asfali.

Kapolres menambahkan Kronoligis Kejadian nya Hari senin tanggal b21 November 2922 pukul 14 Wib tersangka Berangkat dari rumahnya Desa Gerenggam Kecamatan Kejuruan Muda dengan mengunakan Sepeda Motor untuk Pergi Berkerja disalah satu perkebunan dusun Mentawa Selanjutnya, MS mendatangi rumah korban yang saat itu sedang sendirian.

Saat itu korban berada di dalam kamar, M masuk dan langsung membekap korban.

Selanjutnya, M membuka pakaian korban dan hingga terjadilah pencabulan tersebut,”Ungkap Kapolres

Tersangka di Kenakan dengan Pasal 47 jo Pasal 50 Qanun Aceh Nomor 06 tahun 2014 tentang Hukuman Jinaya.

Pasal 47 dicampuk sebanyak 90 kali,900 gram emas murni Atau penjara 90 Bulan Kurungan

Pasal 50 Tersangka di cambuk Palik sedikit 150 kali paling banyak 200 kali di Cambuk ( poris )

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *