IGI Aceh Gelar Pelatihan Manajemen Organisasi Dua Hari di Banda Aceh

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Aceh menggelar pelatihan Manajemen Organisasi (PMO) Tingkat Dasar pada Sabtu–Minggu, 24–25 Januari 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Aula SMKN 2 Banda Aceh dan diikuti oleh hampir seluruh pengurus IGI Aceh  serta sejumlah pengurus IGI kabupaten/kota se-Aceh.

Pelatihan PMO Tingkat Dasar ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas dan profesionalisme pengurus IGI dalam menjalankan roda organisasi secara efektif, sistematis, dan sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi.

Kegiatan ini menghadirkan pemateri yang kompeten dan berpengalaman, terdiri atas pengurus wilayah IGI yang telah dinyatakan lulus PMO, pendiri IGI, serta kalangan akademisi yang tergabung sebagai Dewan Pakar IGI Aceh.

Para pemateri menyampaikan berbagai materi strategis terkait dasar-dasar manajemen organisasi, kepemimpinan, tata kelola organisasi, hingga penguatan peran IGI dalam meningkatkan mutu pendidikan dan profesionalisme guru.

Bacaan Lainnya

Melalui pelatihan ini, IGI Aceh berharap seluruh pengurus memiliki pemahaman yang sama tentang arah dan tata kelola organisasi, sehingga mampu menjalankan tugas dan fungsi organisasi secara optimal, solid, dan berkelanjutan.

PMO Tingkat Dasar ini juga menjadi fondasi penting dalam mencetak kader-kader pengurus IGI yang berintegritas, profesional, dan siap berkontribusi bagi kemajuan pendidikan di Aceh.

Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Aceh, Khairul Zami MPd, menyampaikan bahwa PMO Tingkat Dasar ini merupakan kebutuhan mendasar bagi seluruh pengurus IGI, baik di tingkat wilayah maupun daerah.

“PMO ini bukan sekadar pelatihan formal, melainkan juga menjadi fondasi penting untuk membangun kesamaan visi, pemahaman, dan gerak langkah organisasi. Dengan manajemen organisasi yang baik, IGI akan semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan profesionalisme guru,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pengurus IGI dituntut tidak hanya aktif secara struktural, tetapi juga memiliki kapasitas kepemimpinan, komitmen, dan pemahaman tata kelola organisasi yang kuat sesuai AD/ART IGI.

“Harapan kami, setelah mengikuti PMO tingkat dasar ini, para pengurus mampu mengimplementasikan hasil pelatihan di daerah masing-masing, sehingga IGI semakin berperan aktif sebagai mitra strategis dalam memajukan pendidikan di Aceh,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *