Dishub Aceh Luncurkan Rute Baru Trans Koetaradja pada Harhubnas 2025

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Dinas Perhubungan Aceh resmi meluncurkan rute baru Trans Koetaradja jurusan Simpang Mesra–Kajhu yang dilayani dua bus feeder setiap hari. Layanan ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya warga Baitussalam, Aceh Besar.

Peluncuran jalur baru itu dirangkai dengan puncak peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025 di Depo Trans Koetaradja, Banda Aceh. Pada kesempatan tersebut, Dishub juga memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh transportasi asal Aceh.

Membacakan amanat Menteri Perhubungan, Sekda Aceh M. Nasir menekankan bahwa Harhubnas bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum refleksi bagi insan transportasi untuk memperkuat komitmen pelayanan publik.

“Transportasi adalah jalan kehidupan yang menghubungkan harapan rakyat dari Sabang hingga Merauke,” kata Nasir.

Menhub dalam amanatnya juga menyoroti tantangan sektor transportasi, mulai dari geopolitik global, keterbatasan anggaran, hingga tuntutan transparansi publik. Untuk itu, ia mendorong percepatan sistem transportasi cerdas berbasis teknologi digital serta skema pembiayaan infrastruktur melalui Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) agar pembangunan tidak hanya bergantung pada APBN.

Bacaan Lainnya

Sekda Aceh menambahkan, Aceh masih membutuhkan terobosan besar dalam konektivitas. Ia mencontohkan jalur darat Banda Aceh–Singkil yang masih memakan 16 jam, serta akses Subulussalam–Aceh Tenggara yang harus memutar lewat Sumut hingga tujuh jam.

“Alhamdulillah sudah ada sinyal positif dari Kementerian PU untuk membuka akses ini,” ujarnya.

Ia juga menyebut adanya rencana pengembangan transportasi laut internasional jalur Krueng Geukuh–Penang, Malaysia, yang dinilai membuka peluang ekspor kopi, nilam, kakao, sayuran, hingga komoditi unggulan Aceh ke Malaysia, Singapura, dan Brunei.

Sementara itu, Kadishub Aceh Teuku Faisal menjelaskan Trayek Feeder 9 (Simpang Mesra–Kajhu) akan beroperasi pukul 06.50–17.30 WIB melewati Jalan Laksamana Malahayati hingga Pasar Labuy.

“Sejak 2016 bus Trans Koetaradja beroperasi gratis karena disubsidi Pemerintah Aceh. Tujuannya mengatasi kemacetan sekaligus menyediakan transportasi yang nyaman bagi masyarakat,” kata Faisal.

Sebagai bentuk layanan publik, Dishub Aceh membuka kanal pengaduan 24 jam dan aplikasi Trans Koetaradja bagi warga yang ingin memberi masukan terkait pelayanan.

Selain peluncuran rute baru, rangkaian Harhubnas juga diisi dengan kegiatan sosial berupa pembagian sembako, alat tulis, perlengkapan ibadah, serta aksi bersih-bersih di terminal, pelabuhan, bandara, dan halte bus. Di Simpang Lima Banda Aceh, Dishub bersama Jasa Raharja dan Satlantas Polresta turut membagikan helm kepada pengendara motor.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *