Normalisasi Tambak Jadi Prioritas Pemulihan Ekonomi Masyarakat di Dayah Kleng

Sigli|BidikIndonesia.com – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya memprioritaskan normalisasi tambak masyarakat di kawasan Dayah Kleng, Gampong Meunasah Balek, Kecamatan Meureudu, sebagai bagian dari percepatan pemulihan ekonomi pascabencana hidrometeorologi. Langkah ini menjadi perhatian Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi melalui dinas teknis terkait untuk memastikan tambak masyarakat kembali produktif dan dapat menjadi sumber penghidupan setelah terdampak bencana.

Hasil peninjauan dan pemaparan teknis di lapangan menunjukkan, tambak di kawasan tersebut mengalami sedimentasi lumpur dalam jumlah cukup besar serta terdapat bagian tanggul yang mengalami kerusakan. Kondisi itu membuat tambak tidak dapat langsung digunakan untuk budidaya hanya dengan intervensi benih. Normalisasi, pembersihan endapan, perbaikan tanggul serta pembenahan saluran pengairan menjadi tahapan penting sebelum tambak kembali dioperasikan.

Berdasarkan pemaparan di lapangan, satu petak tambak memiliki luas sekitar 3.000 meter persegi, dengan kebutuhan waktu pengerjaan normalisasi diperkirakan sekitar dua hingga tiga hari untuk setiap petak, menyesuaikan kondisi sedimentasi dan kerusakan. Pembersihan rumput serta material organik juga menjadi bagian dari pekerjaan untuk menjaga kualitas air. Material organik yang menumpuk dan membusuk dalam jumlah besar dapat meningkatkan kadar amonia dan berpengaruh terhadap lingkungan budidaya.

Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi MA, S. sos, ME melalui dinas terkait terus mendorong agar penanganan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya berorientasi pada pengerukan tambak. Normalisasi dasar tambak, penguatan tanggul, serta memastikan jaringan pengairan—terutama saluran tersier—berfungsi dengan baik menjadi bagian dari upaya pemerintah agar bantuan dan intervensi budidaya nantinya benar-benar efektif. Jika pasokan air belum mencukupi, penggunaan pompa juga menjadi salah satu alternatif dalam tahap persiapan tambak.

Upaya tersebut merupakan bagian dari strategi Pemkab Pidie Jaya untuk mempercepat pemulihan mata pencaharian masyarakat terdampak. Pemerintah tidak ingin pemulihan berhenti pada perbaikan infrastruktur, tetapi diarahkan hingga lahan tambak kembali berproduksi dan memberikan pendapatan bagi masyarakat. Melalui koordinasi dinas terkait dan penanganan secara bertahap, normalisasi tambak di Dayah Kleng diharapkan menjadi salah satu langkah konkret untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat pesisir pascabencana. (Prokopim/Yini).

Bacaan Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *