Aceh Timur|BidikIndonesia.com– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Timur menyatakan sebanyak 25 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani program Makanan Bergizi Gratis di Kabupaten Aceh Timur sudah mengantongi sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS)
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur Rijalul Fikri di Aceh Timur, Jumat, mengatakan saat ini ada 57 SPPG yang sudah beroperasional di Aceh Timur. Dari jumlah tersebut, 55 SPPG sudah mengajukan permohonan SLHS.
“Dari 55 yang mengajukan, 25 sudah keluar SLHS. Sisanya 30 SPPG masih dalam proses, ada yang menunggu hasil laboratorium dan ada juga yang masih melakukan perbaikan dapur,” kata Rijalul.
SLHS merupakan bukti tertulis resmi dari pemerintah daerah atau Dinas Kesehatan bahwa suatu tempat pengelolaan makanan seperti restoran, katering, atau dapur program makan bergizi, memenuhi standar kebersihan dan kesehatan.
Kendati SPPG tersebut sudah memiliki SLSH, kata dia, pengawasan tetap dilakukan melalui inspeksi kesehatan lingkungan guna memastikan setiap dapur program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tersebut memenuhi standar.
“Kami terus memantau penerapan standar operasional prosedur. Jadi bukan hanya sertifikatnya ada, tapi pelaksanaannya juga harus sesuai standar,” katanya.
Menurut Rijalul, pengawasan tersebut penting untuk memastikan dapur MBG tetap menjaga kebersihan, keamanan makanan dan kondisi lingkungan selama melayani masyarakat.
“Kami berharap seluruh SPPG yang beroperasi nantinya dapat memenuhi standar higiene sanitasi dan menjalankan SOP dengan baik dalam melayani program MBG,” kata Rijalul.
Sementara itu, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengingatkan semua SPPG menjaga kualitas makanan program MBG sesuai standar yang telah ditetapkan.
Selain itu, Bupati juga meminta semua pengelola dapur MBG di Kabupaten Aceh Timur beserta unsur yang terlibat tidak mengabaikan mutu makanan karena program tersebut menyangkut kebutuhan gizi anak-anak.
“Program MBG ini jangan sampai sia-sia. Ini bukan semata bisnis, tapi tanggung jawab moral kepada anak-anak bangsa dalam melayani makanan bergizi,” kata Iskandar Usman Al-Farlaky.
