SIMEULUE | Bidikindonesia.com– Pemerintah Kabupaten Simeulue bersama Tim Penilai Program Desa Anti Korupsi Provinsi Aceh melakukan penilaian di Desa Amiria Bahagia sebagai salah satu kandidat Desa Percontohan Anti Korupsi tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Aceh, Kamis Jumat (21/11/2025)
Ketua Tim Penilai, Aulia, S.SiT., MT, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penilaian ini merupakan langkah strategis untuk membangun budaya antikorupsi mulai dari tingkat desa. Ia menjelaskan bahwa meski Indonesia masih berada dalam kategori negara dengan tingkat korupsi tinggi, terdapat peningkatan pada Indeks Persepsi Korupsi (IPK).
Pada 2023, Indonesia mencatat skor 34 dan menduduki peringkat 115 dunia. Pada 2024, skor meningkat menjadi 37 dengan peringkat 99 dari 180 negara. Melalui program percontohan yang diinisiasi KPK RI, desa-desa diharapkan mampu menjadi model tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
Desa Amiria Bahagia menjadi salah satu desa yang diusulkan dalam program tersebut, dengan total 116 indikator yang harus dipenuhi untuk meraih predikat Desa Anti Korupsi.
Wakil Bupati Simeulue, Nusar Amin, S.Pd, menyampaikan harapannya agar Desa Amiria Bahagia dapat meraih predikat tersebut.
“Keberhasilan desa ini diharapkan menjadi pemicu bagi desa-desa lain di seluruh kecamatan untuk berpartisipasi dalam program percontohan antikorupsi,” ujarnya Nusar Amin wakil Bupati.
Ia menambahkan bahwa Pemkab Simeulue berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan aparat penegak hukum guna memastikan penegakan hukum berjalan optimal.
Pada kesempatan itu, pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada aparat penegak hukum atas peran mereka dalam menindaklanjuti berbagai penyimpangan di wilayah Simeulue.
Kegiatan penilaian turut dihadiri oleh Kasdim 0115 Simeulue Kapten Inf Agus Nababan, Kanit Tipikor Polres Simeulue Wardika Saputra, T., S.H, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sinabang Fickry Abrar Pratama, S.H., M.H, Ketua Tim Penilai Aulia, S.SiT., MT, para camat, unsur SKPK, serta masyarakat Desa Amiria Bahagia.
Usai rangkaian sambutan, Tim Penilai melanjutkan proses evaluasi mendalam terhadap berbagai aspek tata kelola pemerintahan desa di Kabupaten Simeulue. (RK)
