BPBD berharap pembangunan tanggul permanen cegah banjir luapan

Banda Aceh|BidikIndonesia.com– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara berharap pemerintah provinsi dan pusat dapat segera menuntaskan pembangunan tanggul permanen di aliran sungai Krueng Kreutoe dan Pasee guna meminimalisir terjadinya banjir luapan.

“Banjir yang sempat merendam pemukiman warga akibat meluapnya Aliran Sungai Krueng Peutoe dan abrasi Tebing Sungai di Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara sudah surut,” kata Plt Kalaksa BPBD Aceh Utara M Nasir dihubungi dari Banda Aceh, Kamis.

Ia menjelaskan banjir yang sempat merendam gampong di Kecamatan Lhoksukon tersebut akibat meluapnya Aliran Sungai Krueng Peutoe dan abrasi Tebing Sungai di Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara, menyusul tingginya curah hujan di daerah hulu.

Ia mengatakan yang dikhawatirkan warga saat ini, oleh warga di daerah terdampak banjir luapan yakni di Gampong Menasah Krueng dan Gampong Menasaah Pante Lhoksukon Kecamatan Lhoksukon adalah tanggul yang rusak akibat banjir akhir November 2025 belum tertangani secara permanen.

“Saat ini baru dilakukan secara darurat. Jika hujan intensitas hujan di daerah Aceh Tengah tinggi, maka kemungkinan banjir akan kembali melanda daerah tersebut,” katanya.

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan, terkait banjir yang luapan tersebut,  BPBD Aceh Utara telah melakukan peninjauan langsung kelapangan bersama Plt. Kabid Kedaruratan dan Logistik  serta melakukan antisipasi dari dampak bencana.

“Kami juga terus memantau situasi dan kondisi di 27 Kecamatan se-Kabupaten Aceh Utara yang tersebar di 852 Gampong,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *