Warga Mengeluh, Proyek Jalan di Kelurahan Panaragan Jaya Minim Kualitas, Salah Siapa??

Tubaba, Bidikindonesia,- Hasil pekerjaan proyek peningkatan jalan lingkungan di Rt3 Rw3, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) minim kualitas.

Padahal jalan latasir itu masing seumur jagung alias baru selesai dikerjakan belum genap sebulan. Lantaran mulai mengalami kerusakan dibeberapa titik ruas jalan, warga menyayangkan perihal tersebut.

“Ya sayanglah bang, baru dibangun akhir bulan Desember kok sekarang udah rusak, kan sayang bang,” kata warga yang tidak ingin identitasnya disebutkan itu pada wartawan, Jumat, 21 Januari, 2023.

Bacaan Lainnya

Selain itu, lantaran tidak melihat adanya plang informasi, dirinya juga tidak mengetahui besaran nominal ataupun sumber anggaran pada proyek yang seakan dikerjakan pihak rekanan secara sembrono itu.

“Gak tau juga kalau itu. Nggak, nggak pernah liat bang, aspalnya juga masa bisa angkat pakek tangan,” ujarnya sembari beristirahat sepulang bekerja.

Oleh sebab itu, dia berharap rekanan dapat segera melakukan perbaikan secara menyeluruh. Sehingga jalanan tersebut menghasilkan kualitas yang baik.

“Kemarin setau saya sempat dibagusin cuma yang rusak, terus yang nggak dibagusin rusaknya nyusul belakangan, kan sama aja bohong ya bang ya. Jadi kalo mau dibagusin menurut saya lebih baik dibagusin semuanya bang, jadikan kualitas bagusnya sama rata gitu,” harap warga.

Selain mulai mengalami kerusakan dengan bebatuan yang mulai mengelupas, nampak jelas juga badan jalan telah ditumbuhi rumput-rumput seakan cerminan tipisnya hasil proyek.

Belakangan diketahui, Dinas PU-PR telah sepakat bakal melakukan Blacklist kepada perusahaan Cv penyedia jasa, bagi rekanan nakal yang mengerjakan proyek secara asal-asalan. Ancaman blacklist itu dampak dari DPRD Tubaba melakukan hearing kepada instansi terkait atas beberapa temuan mereka dilapangan.

Menyikapi proyek jalan yang dikeluhkan masyarkat, Zaidirina Pj Bupati setempat juga rencananya bakal melakukan peninjauan kelapangan secara langsung.

Lantas dengan kondisi yang ada seperti saat ini siapa yang harus disalahkan?, apakah rekanan yang melakukan pekerjaan asal jadi, atau pihak Dinas PUPR yang lalai pengawasan, atau justru pengendara yang melintas??, Hemmd entahlah, pemirsa pembaca saja yang menyimpulkannya.(Jaky)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *