LHOKSEUMAWE | bidikindonesia.com, 30 Mei 2026 – Islamic Relief Indonesia kembali menyalurkan amanah kurban pada hari keempat Tasyrik Iduladha 1447 Hijriah dengan menambah 5 ekor sapi kurban untuk masyarakat di Kota Lhokseumawe, Aceh.
Penyaluran tambahan ini melengkapi rangkaian program kurban yang telah berlangsung sejak Hari Raya Iduladha, sehingga total hewan kurban yang disalurkan melalui kolaborasi Islamic Relief Indonesia dan Baitul Mal Kota Lhokseumawe tahun ini mencapai 33 ekor sapi.
Program kurban tersebut menjangkau ribuan keluarga penerima manfaat yang terdiri dari fakir miskin, dhuafa, anak yatim, lansia, serta kelompok masyarakat rentan di berbagai wilayah Kota Lhokseumawe dan sekitarnya. Pelaksanaan distribusi dilakukan dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta pemerataan manfaat agar amanah para mudhahi dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.
Yusrizal Puteh, Aceh Area Coordinator Islamic Relief Indonesia, menyampaikan bahwa penambahan hewan kurban pada hari keempat Tasyrik merupakan bagian dari komitmen lembaganya untuk terus memperluas manfaat kurban bagi masyarakat Aceh.
“Alhamdulillah, tambahan 5 ekor sapi kurban pada hari keempat Tasyrik ini semakin memperluas manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Secara keseluruhan, sebanyak 33 ekor sapi kurban telah kami salurkan di Aceh, khususnya Kota Lhokseumawe dan wilayah sekitarnya, dengan manfaat yang menjangkau ribuan keluarga. Kami berharap kurban ini tidak hanya menghadirkan kebahagiaan pada momentum Iduladha, tetapi juga memperkuat nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi di tengah masyarakat,” ujar Yusrizal.
Sementara itu, Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Dr. Tgk. H. Damanhur Abbas, Lc., M.A., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Islamic Relief Indonesia atas kepercayaan dan komitmen yang terus diberikan kepada masyarakat Kota Lhokseumawe melalui program kurban.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Islamic Relief Indonesia yang kembali mempercayakan penyaluran kurban kepada masyarakat Kota Lhokseumawe. Program ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat kurang mampu, tetapi juga memperkuat nilai solidaritas sosial dan ukhuwah Islamiyah. Kolaborasi yang terjalin dengan baik ini diharapkan dapat terus berlanjut demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat,” ungkap Damanhur Abbas.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara lembaga filantropi, pemerintah, dan masyarakat merupakan faktor penting dalam memastikan distribusi bantuan dan program sosial dapat berjalan efektif serta tepat sasaran.
Melalui program kurban tahun 2026, Islamic Relief Indonesia bersama Baitul Mal Kota Lhokseumawe terus berupaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, sekaligus memastikan semangat berbagi, kepedulian sosial, dan nilai-nilai kemanusiaan dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.







