Ratusan KK Manyang Cut Masih Bertahan di Tenda Pengungsian

Pidie Jaya|BidikIndonesia.com – Sebanyak 164 kepala keluarga di Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, hingga kini masih bertahan di tenda pengungsian pascabanjir.

Tenda bantuan BNPB tersebut menjadi tempat tinggal sementara warga yang rumahnya belum dapat dihuni akibat dampak bencana.

Di tengah keterbatasan, aktivitas dapur umum masih terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan pangan para pengungsi. Bantuan berupa sayur-mayur dan ikan dilaporkan masih rutin disalurkan, sehingga kebutuhan makan warga pengungsian tetap tercukupi setiap harinya.

Salah seorang juru masak dapur umum di Desa Manyang Cut, Dusun Meunasah Krueng Baro, menyebutkan bahwa tim dapur memasak dalam jumlah besar setiap hari.

“Setiap hari kami memasak sekitar 16 bambu beras untuk kebutuhan para pengungsi,” ujarnya ketika tim RRI mengunjungi dapur umum, Jumat (16/1/2026).

Sementara itu, Ketua Posko Pengungsian dusun Meunasah Krueng Baro, Usman, mengatakan pasokan logistik untuk dapur umum sejauh ini masih dalam kondisi aman. Bantuan tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga dari solidaritas sesama masyarakat serta dukungan dari kabupaten lain.

“Pasokan logistik untuk dapur umum masih terus masuk dari sesama masyarakat dan juga dari kabupaten lain. Sejauh ini stoknya masih cukup untuk kami di posko pengungsian,” kata Usman Jumat (16/1/2026)

Bacaan Lainnya

Masyarakat berharap kondisi dapat segera pulih dan pengungsi dapat pindah ke hunian sementara yang disediakan oleh pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *