Pemkab Aceh Utara minta bantuan korban banjir segera cair

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap bantuan untuk korban banjir dapat segera dicairkan agar proses pemulihan ekonomi masyarakat di daerah terdampak dapat berjalan dengan maksimal.

“Proses pemulihan ekonomi belum berjalan signifikan sehingga sebagian warga memilih merantau ke luar daerah bahkan ke luar negeri demi memenuhi kebutuhan keluarganya,” kata Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli saat dihubungi dari Banda Aceh.

Ia menjelaskan semua data korban bencana banjir Aceh Utara sudah diantar oleh Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil ke Jakarta beberapa waktu lalu. Data By Name By Addres (BNBA) ditetapkan dan diusulkan bertahap dalam 4 Surat Keputusan (SK) Bupati.

Ia mengatakan Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil terus berkoordinasi secara intensif dengan Pemerintah Pusat guna mempercepat pencairan berbagai bantuan bagi penyintas banjir, meliputi Jaminan Hidup (Jadup), Dana Tunggu Hunian (DTH), bantuan isian hunian, bantuan stimulan pemulihan ekonomi, serta bantuan perbaikan rumah.

Hingga saat ini, BPBD Aceh Utara telah menuntaskan pendataan, verifikasi, dan validasi By Name By Address (BNBA) terhadap penyintas banjir di 696 gampong yang tersebar di 25 kecamatan dari total 852 gampong dan 27 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara.

Bacaan Lainnya

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap Pemerintah Pusat dapat mempercepat realisasi bantuan yang telah diusulkan.

Menurut Muntasir, dampak banjir tidak hanya dirasakan pada sektor permukiman, tetapi juga menghantam sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, hingga UMKM.

Ia mengatakan bantuan revitalisasi yang dijanjikan Kementerian Pertanian belum sepenuhnya terealisasi, termasuk sebagian jaringan irigasi masih dalam proses perbaikan sehingga belum dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat.

Ia menambahkan, kepastian penyaluran bantuan tersebut sangat dibutuhkan agar masyarakat terdampak dapat kembali membangun kehidupan, pemulihan mata pencaharian, serta mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *