Banda Aceh|BidikIndonesia.com– Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh menyelenggarakan Pelatihan Public Speaking bagi perempuan sebagai upaya memperkuat kapasitas komunikasi kaum hawa di Ibu Kota Provinsi Aceh itu.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal yang membuka pelatihan tersebut mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan komunikasi perempuan, khususnya ibu keuchik yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak (TP) PKK gampong, agar mampu menyampaikan berbagai program kepada masyarakat secara efektif.
“Kita melaksanakan kegiatan public speaking ini juga bagian dari usaha kita agar perempuan-perempuan yang merupakan pemimpin di gampong di tingkat organisasi PKK mampu memiliki kemampuan komunikasi yang baik karena banyak program yang memang harus dikomunikasikan kepada masyarakat,” katanya saat di Hotel Al-Hanifi, Banda Aceh.
Pelatihan tersebut diikuti 50 ibu keuchik yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK gampong dari Kecamatan Banda Raya, Jaya Baru, Baiturrahman, dan Syiah Kuala.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan agar mampu menyampaikan gagasan yang dapat diterima masyarakat, bertanggung jawab atas gagasannya, serta menjadi penggerak di lingkungan masing-masing.
Pelaksana Tugas Kepala DP3AP2KB Kota Banda Aceh Tiara Sutari AR mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong perempuan agar berperan lebih aktif dalam pembangunan, tidak hanya sebagai objek, tetapi juga sebagai subjek pembangunan yang mampu menjadi pemimpin, pelaku usaha, dan agen perubahan di lingkungan masing-masing.
“Saya berharap pelatihan ini betul-betul membawa manfaat, terutama bagi ibu keuchik dari 50 gampong. Semoga ke depan kegiatan PKK semakin berkembang dan mampu menjadi penggerak pembangunan Kota Banda Aceh sehingga kota ini menjadi lebih inklusif, maju, adil, dan setara,” tutupnya.
