Aceh Tengah|BidikIndonesia.com – Warga Desa Berawang Gajah dan Desa Burlah kini harus menyeberang menggunakan tali seling baja setelah jembatan penghubung kedua desa putus akibat banjir beberapa waktu lalu.
Kondisi ini sangat berisiko, terutama bagi lansia dan anak-anak, serta menghambat distribusi kebutuhan pokok sehari-hari.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Aceh melalui Dinas Perhubungan bergerak cepat untuk memastikan akses masyarakat tetap terjaga. Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, meninjau lokasi dan menegaskan akan berkoordinasi dengan semua pihak terkait agar pembangunan jembatan dapat diselesaikan secepat mungkin.
Selain itu, Kadishub Aceh menyerahkan bantuan sembako langsung kepada warga Desa Burlah yang diterima oleh Kepala Dusun, Bukhari. Bantuan ini sangat meringankan masyarakat terdampak bencana dan menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap keselamatan dan kebutuhan warga.
“Kami berharap dengan langkah-langkah ini, masyarakat dapat beraktivitas dan memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan aman, sambil menunggu pembangunan jembatan rampung,” ujar Faisal.
Pemerintah Aceh terus memastikan pemulihan akses dan distribusi bantuan logistik berjalan cepat dan tepat sasaran, sehingga denyut nadi perekonomian serta kehidupan masyarakat kembali normal.***







