Garuda alihkan pendaratan jamaah umrah di Aceh akibat erupsi Gunung Krakatau

Banda Aceh|BidikIndonesia.com– Maskapai penerbangan Garuda Indonesia yang membawa jamaah umrah dari Jeddah menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dialihkan mendarat di Bandara Internasional  Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar.

“Seharusnya penumpang jamaah umrah Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 981 mendarat di Cengkareng. Namun akibat penutupan sementara operasional Bandara Soetta dampak sebaran abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau dialihkan mendarat di Aceh,” kata General Manager Garuda Indonesia Banda Aceh, Jufriandi di Blang Bintang.

Ia menjelaskan jumlah jamaah umrah tujuan Bandara Soetta yang mendarat di Aceh sebanyak 382 penumpang.

“Pengalihan pendaratan tersebut juga bagian untuk menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat,” katanya.

Ia mengatakan  saat ini semua jamaah umrah diinapkan di Asrama Haji Aceh untuk penanganan lebih lanjut seraya menunggu jadwal pemberangkatan.

Bacaan Lainnya

“Langkah penempatan satu lokasi tersebut, kami ambil untuk memudahkan monitoring dan koordinasi, sehingga ketika sudah ada kepastian kapan bisa berangkat langsung mudah mengakomodir,” katanya.

Ia mengatakan semua informasi terkait penerbangan dapat diakses dengan mudah oleh jamaah, jika mereka tergabung dalam satu lokasi.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diperoleh, estimasi penerbangan Banda Aceh-Jakarta kemungkinan akan diberangkatkan besok tanggal (7/9) pada jam 07.00 pagi.

“Saat ini kami juga masih menunggu kepastian dari pihak terkait apakah Bandara Internasional Soekarno-Hatta diputuskan sudah bisa dibuka atau belum,” katanya.

Pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh  penumpang yang saat ini ikut terdampak akibat erupsi Anak Gunung Krakatau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *