Pertemuan antara Kepala BPKS, Iskandar Zulkarnaen, dan Anggota Komisi VI DPR RI, Dr. E Herman Khaeron.
Sabang | BidikIndonesia – Upaya membangkitkan kembali geliat Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang terus digencarkan oleh Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS). Langkah strategis ini ditandai dengan pertemuan antara Kepala BPKS, Iskandar Zulkarnaen, dan Anggota Komisi VI DPR RI, Dr. E Herman Khaeron, yang juga menjabat sebagai Pimpinan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN).
Dalam pertemuan yang berlangsung di Banda Aceh tersebut, Iskandar memaparkan progres kegiatan yang telah dijalankan BPKS, tantangan yang dihadapi, serta roadmap pengembangan kawasan Sabang ke depan. “BPKS tengah menyusun Rencana Strategis jangka menengah yang akan sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Kami fokus pada sejumlah program prioritas untuk menjadikan Sabang sebagai kawasan perdagangan bebas yang mampu menopang pertumbuhan ekonomi kawasan,” terang Iskandar, Kamis (1/5/2025).
Respons positif datang dari Dr. E Herman Khaeron yang menyatakan dukungan penuh kepada BPKS. Ia menilai pengembangan Sabang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat, termasuk dalam hal penguatan anggaran dan pengembangan kelembagaan. Tegasnya, Komisi VI siap mendorong agar BPKS mendapat dukungan maksimal, termasuk dalam pengambilan kebijakan lintas kementerian.
Herman mengakui, selama ini BPKS menghadapi sejumlah kendala, khususnya dalam aspek koordinasi antar-kementerian. Menurutnya, diperlukan keberadaan kementerian pengampu yang kuat seperti Kemenko Perekonomian untuk mempermudah harmonisasi regulasi yang mendukung operasional kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang.
“Sebagai lembaga pusat yang berkedudukan di daerah, BPKS sering mengalami kesulitan saat menjalin koordinasi dengan kementerian teknis. Ini yang harus kita atasi bersama agar proses pembangunan tidak tersendat oleh birokrasi,” ujar Herman dalam dialog tersebut.
Lebih lanjut, Herman menyatakan komitmennya untuk menjembatani koordinasi antara BPKS dengan kementerian terkait. Ia menekankan pentingnya posisi strategis BPKS dalam peta pembangunan nasional, khususnya dalam sektor maritim dan perdagangan yang menjadi kekuatan utama Sabang.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPR RI asal Aceh H.T. Ibrahim, Wakil Kepala BPJPH Afriansyah Noor, Kepala Kanwil Kemenag Aceh Azhari, Ketua DPD Demokrat Aceh Muslim, dan Wakil Bendahara Partai Demokrat Firdaus Noezula. Sinergi lintas sektor ini menjadi indikasi kuat bahwa pembangunan Sabang kini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.[RRI]
Dengan dorongan politik dari pusat serta kolaborasi aktif antar-lembaga, diharapkan pengembangan kawasan Sabang dapat segera memasuki fase akselerasi. Masyarakat Aceh pun berharap Sabang kembali bersinar sebagai pintu gerbang perdagangan bebas yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal maupun nasional.







