Lampura, Bidikindonesia, – Ardian Saputra, Wakil Bupati Lampung Utara (Lampura) mendatangi korban banjir di Kelurahan Tanjung Harapan, RT 02, LK 04, Kecamatan Kotabumi Selatan pada Minggu, 12 Maret, 2023.
Kiyay sapaan Ardian, datang kesana didampingi jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampura dengan membawa berbagai jenis bantuan untuk masyakat terdampak banjir.
Bahkan dalam kunjungannya itu, sebagai wujud peduli Kiyay Ardian tidak ragu-ragu menerobos genangan air guna menyapa masyarakat yang tengah tertimpa musibah banjir.
Menyikapi bantuan yang telah diperoleh warga terdampak banjir, Forum muda-mudi Kelurahan Tanjung Harapan mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Lampura.
Menurut generasi penerus bangsa asal Kelurahan Tanjung Harapan itu, bantuan yang telah diberikan begitu bermanfaat bagi warga korban banjir disana.
“Terimakasih kepada kiyay Ardian Wabub Lampura, pastinya bantuan yang telah diterima saudara kami sangat bermanfaat,” ujar Mando Triawan, Ketua Forum muda-mudi usai menyambut jajaran Pemkab Lampura merealisasikan bantuan tersebut.
Mando juga mengatakan Forumnya pun bakal merealisasikan bantuan yang mereka peroleh dengan menggalang dana secara door to door pada masyarakat sekitar.
“Kami juga sudah menggalang bantuan untuk saudara kita yang tengah membutuhkan uluran tangan. Penggalangan bantuan kami lakukan dengan door to door kesetiap rumah di RT02 RK04 ini, selain itu kita juga melakukan open donasi,” kata Mando.
Selain itu, menurut Danuri ketua RT setempat banjir terjadi lantaran aliran sungai way sesah yang telah dangkal, ditambah curah hujan tinggi beberapa hari lalu sehingga membuat banjir tidak terelakan.
“Diwiliyah sini banjir memang sudah sering terjadi, tapi kali ini banjir lebih besar dari biasanya. Kalau menurut saya, sepertinya karena aliran sungai way sesah ini sudah dangkal, jadi tidak sanggup menampung debit air yang membesar karena curah hujan yang lebat,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, Danuri berharap Pemkab Lampura dapat mencarikan solusi terhadap warga yang kerap terdampak banjir tahunan ini.
“Saya rasa dengan digali lagi lalu dibangun talud dialiran sungai ini menjadi solusi bagi warga saya. Sehingga banjir seperti ini tidak terulang kembali,” harap Danuri, Ketua RT02.
Diketahui, banjir yang melanda wilayah setempat mencapai kedalaman satu meter lebih. Kini genangan air dipemukiman masyarakat sekitar telah berangsur surut.(Ky)
