Menteri ESDM lantik Mawardi Nur jadi Kepala BPMA

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia melantik Mawardi Nur sebagai Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) menggantikan Nasri Djalal, di kantor Kementerian ESDM, Jakarta.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan,” kata Mawardi Nur dalam keterangannya yang diterima di Banda Aceh, Rabu.

Mawardi Nur sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PEMA) atau Perseroda. Di bawah kepemimpinannya, PEMA melakukan transformasi tata kelola dan diversifikasi usaha ke berbagai sektor, antara lain perdagangan kopi Aceh, pabrik baja ringan, pembangunan Infrastruktur telekomunikasi dan perikanan.

Mawardi Nur menyampaikan rasa syukur, dan berjanji menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan integritas demi kemajuan industri hulu migas Aceh.

“Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh integritas dan tanggung jawab. Saya siap membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan sektor hulu migas demi kemajuan Aceh,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Ke depan, kata dia, bakal menjalankan tiga agenda prioritas, yaitu meningkatkan lifting migas dan memastikan efisiensi biaya untuk mengoptimalkan penerimaan negara dan daerah.

Kemudian, mempercepat pengembangan ekosistem sumur tua dan sumur migas masyarakat sesuai Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025 agar menjadi tambahan produksi migas Aceh. Kita juga terus memperluas keterlibatan kontraktor lokal dan SDM Aceh dalam seluruh aktivitas hulu migas.

“Kami ingin memastikan industri migas tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh melalui investasi, pemberdayaan pelaku usaha lokal, dan peningkatan kualitas SDM,” demikian Mawardi Nur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *