Banda Aceh|BidikIndonesia.com– Universitas Syiah Kuala (USK) menyatakan siap memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan UIN Ar-Raniry dalam mengintegrasikan keilmuan akademik dengan penguatan karakter kebangsaan dan keagamaan.
“USK dan UIN Ar-Raniry memiliki tanggung jawab moral yang sama untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul, berilmu pengetahuan, dan berakhlak mulia,” kata Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani di Darussalam, Badan Aceh, Selasa.
Pernyataan itu disampaikan usai menghadiri kegiatan kuliah umum dan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Menteri Agama, Nasaruddin Umar di UIN Ar Raniry, Darussalam, Banda Aceh.
Ia mengaku menangkap pesan inspiratif yang ditekankan Menag mengenai pentingnya penguatan sinergi lintas institusi pendidikan tinggi di Aceh dalam membangun peradaban bangsa.
“Kehadiran Bapak Menteri Agama memberikan pencerahan luar biasa bagi kita semua,” katanya.
Karena itu, USK menyambut baik dan siap memperkuat sinergi, baik dengan UIN Ar-Raniry maupun kementerian, dalam mengintegrasikan keilmuan akademik dengan penguatan karakter kebangsaan dan keagamaan di Tanah Rencong.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai spiritual dalam dunia pendidikan tinggi.
Ia juga menegaskan bahwa Aceh memiliki posisi yang sangat vital bagi sejarah keagamaan di Tanah Air dan Aceh merupakan kawasan paling aman untuk mengembangkan pusat peradaban Islam.
