Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Polres Aceh Selatan menuntaskan rehabilitasi rumah janda eks kombatan GAM di Gampong Krueng Batu, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, yang sebelumnya kondisinya memprihatinkan
Kapolres Aceh Selatan AKBP T Ricki Fadlianshah di Aceh Selatan, Kamis, mengatakan dengan tuntasnya rehabilitasi rumah tersebut, maka Mailida (42) dan keluarga menempati tempat tinggal layak huni.
Rehabilitasi rumah tersebut janji kami sebelumnya. Kehadiran Polri harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan,” katanya.
Rumah Mailida (42) sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan dan kerap terdampak banjir, kini berubah menjadi hunian yang lebih layak dan nyaman bagi wanita tersebut bersama tiga anaknya.
Mailida merupakan janda almarhum Dusamat, eks kombatan GAM, yang meninggal dunia pada 2003. Sejak suaminya meninggal, Mailida harus membesarkan ketiga anaknya seorang diri di tengah keterbatasan ekonomi.
Kondisi keluarga tersebut diketahui T Ricki Fadlianshah saat berkunjung ke rumah Mailida beberapa waktu lalu. Dalam kunjungan itu, ia melihat langsung kondisi rumah yang tidak layak huni dan kerap terdampak banjir.
Kunjungan tersebut kemudian menjadi awal komitmen T Ricki Fadlianshah untuk membantu memperbaiki rumah Mailida sekaligus mendorong keluarganya agar memiliki kesempatan meningkatkan perekonomian.
Selain rumah yang telah selesai diperbaiki, T Ricki Fadlianshah juga menghadirkan sebuah kios kecil yang dapat dimanfaatkan Mailida untuk menjalankan usaha dan menambah penghasilan keluarga.
“Bagi kami, Polri bersama masyarakat bukan hanya sebuah slogan. Polri harus hadir bersama masyarakat, melihat langsung kondisi mereka, mendengar apa yang menjadi kesulitan, kemudian berusaha memberikan solusi sesuai dengan kemampuan yang kita miliki,” katanya.
T Ricki Fadlianshah mengatakan bantuan kepada keluarga Mailida diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung sekaligus menjadi awal bagi keluarga tersebut untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri.
“Ketika ada warga membutuhkan, kami berusaha hadir dan membantu. Rumah ini diperbaiki ini agar keluarga bisa tinggal lebih nyaman, sementara kios dihadirkan agar Ibu Mailida memiliki kesempatan untuk berusaha dan membantu memenuhi kebutuhan anak-anaknya,” katanya.
Kapolres menegaskan bantuan tersebut bukan dimaksudkan untuk membuat keluarga penerima terus bergantung. Sebaliknya, dukungan yang diberikan diharapkan menjadi titik awal agar mereka dapat bangkit dan membangun kemandirian ekonomi.
“Kami tidak ingin bantuan ini berhenti pada hari ini. Setelah rumahnya layak, kami berharap ada usaha yang bisa dijalankan. Karena itu, kondisi keluarga ini akan tetap kami perhatikan. Mudah-mudahan dari kios kecil ini bisa tumbuh usaha membantu perekonomian mereka,” kata T Ricki Fadlianshah.

