Aceh Barat|BidikIndonesia.com– Komandan Korem 012/Teuku Umar Kolonel Infanteri Windarto menyatakan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) serta Brigade Teritorial Pembangunan di Kabupaten Aceh Barat saat ini sudah siap dilaksanakan di areal seluas 100 Ha.
“Untuk Aceh Barat sendiri kita masih dalam tahap penyiapan lahan. Kemarin kita sudah menggelar rapat bersama Bapak Bupati Aceh Barat dan tokoh masyarakat setempat. Lahan yang disiapkan kurang lebih seluas 100 hektare,” kata Windarto kepada wartawan di Meulaboh, Kamis.
Ia menjelaskan, lokasi pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) serta Brigade Teritorial Pembangunan tersebut berada di Kecamatan Pante Ceureumen.
Pembangunan markas satuan baru TNI Angkatan Darat ini telah memasuki tahap perencanaan lanjutan dan ditargetkan mulai terisi personel pada tahun depan.
Danrem 012/Teuku Umar menyampaikan bahwa proses pembentukan satuan Yon TP secara keseluruhan saat ini sudah memasuki tahap ketujuh. Namun, untuk wilayah Aceh Barat diproyeksikan akan masuk pada pengisian di tahap kedelapan.
“Pihak TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sudah sepakat serta menyetujui penggunaan lokasi tersebut,” ujar Danrem.
Selain Yon TP, di atas lahan 100 hektar tersebut juga rencananya akan dibangun Brigade Teritorial Pembangunan karena kapasitas area yang sangat mencukupi.
Harapannya, pada tahun depan lokasi ini sudah mulai diisi oleh pasukan.
Windarto menjelaskan, secara struktur organisasi, satu Batalyon TP idealnya memiliki kekuatan sebanyak 1.179 personel. Kendati demikian, pengisian pasukan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan sistem rekrutmen TNI AD.
Danrem mencontohkan keberadaan Yon TP 856 di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh yang saat ini baru terisi sekitar 600 personel dari target ideal.
Untuk menutupi kekurangan tersebut, pihak TNI terus membuka kesempatan rekrutmen prajurit baru secara berkala.
“Setiap tahun ada tiga kali penerimaan atau werving rekrutmen prajurit. Pada tahun depan, kita membidik rekrutmen hingga kurang lebih 6.000 personel prajurit baru. Kami mengajak pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung para pemuda yang ingin menjadi prajurit TNI,” jelasnya.
Pihaknya berharap Batalyon TP yang ada di wilayah Aceh, khususnya Aceh Barat, nantinya dapat didominasi dan diisi oleh putra-putra daerah setempat sehingga bisa berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah.
Ia menjelaskan, kehadiran Yon TP memiliki peran ganda yang sangat strategis bagi wilayah Aceh Barat. Selain menjalankan fungsi utama pertahanan negara dari ancaman luar, satuan ini dirancang untuk mendukung percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Di dalam struktur Yon TP terdapat berbagai kompi spesialis, antara lain Kompi Pertanian, Kompi Peternakan, Kompi Perkebunan, dan Kompi Konstruksi.
“Di lokasi tersebut nantinya juga dibangun pusat ketahanan pangan. Selain di dalam markas, para prajurit Yon TP akan turun membantu masyarakat dalam meningkatkan ketahanan pangan di bidang pertanian, perikanan, dan peternakan guna mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat,” pungkas Windarto.

