BPKD Aceh Besar pacu realisasi PAD 2026

Banda Aceh|BidikIndonesia.com –  Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Aceh Besar menyatakan terus memacu realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 melalui pajak dan retribusi serta pendapatan yang sah lainnya.

“Saat ini kita terus mengimbau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang realisasinya masih berada di bawah target untuk dapat segera mempercepat agar anggaran yang dihasilkan dapat mendukung kemandirian fiskal tahun 2026,” kata Kepala Bidang Pendapatan Asli Daerah pada BPKD Aceh Besar, Syahidul Haq di Lambaro, Kamis.

Ia  menyebutkan hingga akhir September 2026, realisasi PAD Aceh Besar telah mencapai Rp138,5 miliar atau sebesar 77,9 persen dari target tahun itu Rp177 miliar.

Ia menjelaskan pendapatan asli daerah yang diperoleh tersebut bersumber dari pajak daerah, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang tersebar di berbagai instansi dalam lingkungan Pemkab Aceh Besar dan pendapatan lainnya yang sah.

Ia mengatakan berbagai potensi yang ada akan terus dioptimalkan, karena seluruh dana yang terkumpul akan dimanfaatkan langsung untuk mendukung pembangunan daerah dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Kami minta dinas-dinas yang capaian pendapatan belum maksimal dapat segera mempercepat realisasi agar program-program yang yang dianggarkan melalui PAD terlaksana tepat waktu,” katanya.

Pihaknya optimistis target PAD yang telah ditetapkan tahun anggaran 2026 akan tercapai dengan memanfaatkan sisa waktu tiga bulan sebelum tutup tahun.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *