Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Sebanyak 40 generasi muda di Kabupaten Aceh Tengah dibekali kemampuan budidaya tanaman kopi arabica Gayo agar terlibat aktif mendukung pengembangan komoditas unggulan di kabupaten itu.
“Kegiatan ini merupakan program pemerintah daerah untuk mendorong keterlibatan anak muda di sektor perkebunan kopi,” kata Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan dalam keterangan diterima di Banda Aceh.
Ia menjelaskan generasi muda harus dapat mengolah kopi menjadi produk yang lebih bernilai seperti green bean atau langsung mengolah menjadi bubuk atau biji roasting.
“Saat ini kita harus mengubah pola pikir bahwa petani itu menjadi momok di tengah masyarakat, banyak petani kita saat ini menjadi pengusaha besar dengan pendapatan yang tinggi,” kata Wabup Muchsin.
Menurut dia, program dirinya bersama Bapak Bupati Aceh Tengah tersebut untuk memotivasi generasi muda guna mengembangkan kebun kopi, karena potensi di Kabupaten Aceh Tengah sangat tinggi.
“Kami mendorong generasi muda untuk tidak hanya menjadi petani hulu, tetapi mampu mengolah kopi menjadi produk yang bernilai jual tinggi,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berharap lewat kegiatan tersebut dapat melahirkan petani milenial yang tidak hanya terampil dalam budidaya, tetapi juga berjiwa wirausaha, mampu mengangkat nilai Kopi Gayo serta menjadi motor penggerak ekonomi daerah di masa depan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Aceh Tengah, Sukirman menambahkan 40 peserta tersebut merupakan perwakilan pemuda dari seluruh kecamatan di Kabupaten Aceh Tengah.
“Kegiatan ini menjadi salah satu motivasi bagi para generasi muda untuk terlibat pada bidang pertanian khususnya tanaman kopi,” ujar Sukirman.
Pihaknya berharap seluruh peserta pelatihan mampu menerapkan ilmu di daerah masing-masing sehingga menjadi penyuluh swadaya di lingkungannya nanti.
Data Dinas Perkebunan Aceh Tengah menyebutkan total luas lahan kopi di Kabupaten Aceh Tengah seluas 52.074 Ha dengan produksi mencapai 29.019,20 ton per tahun.

